Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/05/2018, 05:58 WIB
Ariska Puspita Anggraini,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ada banyak kisah menarik di balik pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle yang digelar 19 Mei 2018 lalu.

Salah satu kisah menarik tersebut datang dari proses pembuatan gaun pengantin yang dipakai oleh Meghan saat itu.

Banyak detail bagus dalam busana yang dipakai oleh The duchess of Sussex di hari bahagianya.

Mulai dari detail bunga bersulam tangan pada penutup kepala, hingga tiara yang dipinjamkan oleh Ratu Elizabeth untuk momen bersejarah itu.

Clare Waight Keller, perancang gaun pengantin Meghan dan Direktur artistik Givenchy, berbagi kisahnya saat membuat busana tersebut.

Baca juga: Dikritik Penggemar, Istana Kensington Revisi Biografi Meghan Markle

Proses pembuatan penutup kepala yang dipakai Meghan saat bersanding dengan Pangeran Harry menjadi bagian yang tak terlupakan.

Selain menunjukkan selera pribadi pengantin, detail bunga pada penutup kepala tersebut melambangkan masing-masing negara persemakmuran.

Cuci tangan

Orang-orang yang terlibat dalam pemasangan detail pada penutup kepala sutra sepanjang lima meter itu juga harus melakukan hal unik agar tak menodainya.

Yah, mereka harus mencuci tangan setiap 30 menit saat mengerjakannya untuk mempertahankan kondisi aslinya.

Laman the Independent memberitakan, Clare Waight Keller menjelaskan bagaimana dia dan Meghan bekerja sama untuk menciptakan sebuah pakaian yang akan mewakili karakter pribadi Givenchy dan pengantin.

Setelah pertemuan pertama mereka untuk membahas gaun itu pada bulan Januari, Meghan melakukan delapan kali fitting sebelum hari pernikahannya.

Berdasarkan penuturan sang perancang, tidak butuh waktu lama baginya dan Meghan untuk memutuskan gaya yang mereka pilih untuk gaun itu.

Baca juga: Makna Simbolik Penutup Kepala Meghan Markle di Hari Pernikahannya

"Meghan tahu apa yang diinginkannya. Aku menginginkan siluet modern dan segar, sambil menghormati gayanya," papar sang perancang.

Ia juga berharap Hubert de Givenchy, yang meninggal pada bulan Maret tahun ini, akan senang dengan desain busana pengantin tersebut.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com