Kompas.com - 02/06/2018, 17:52 WIB
Ilustrasi pencuri vchalIlustrasi pencuri
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kasus pencurian masih terus terjadi. Seperti apapun rumah kita, kewaspadaan harus tetap ada. Terlebih momentum libur lebaran akan segera tiba.

Banyak orang meninggalkan rumahnya dalam kondisi kosong pada waktu tersebut, sehingga risiko kemalingan juga meningkat.

Namun, pencurian bukan berarti hanya terjadi pada rumah kosong. Hal ini berarti bisa terjadi pada siapa saja.

Maka, ada baiknya jika kita memahami hal-hal yang membuat sebuah rumah rawan kemalingan?

1. Pintu rumah

Hampir setengah dari pelaku pencurian dan perampokan memilih jalur pintu utama karena aksesnya yang mudah.

Selain itu, Nationwide Insurance Survey menyebutkan bahwa satu dari empat pemilik rumah lupa mengunci pintu depan dan beberapa melakukannya lebih dari sekali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pencurian sering terjadi pada pukul 22.00 hingga 03.00 dan tak jarang pelaku mengetuk pintu dan berpura-pura sebagai salesman atau pengantar barang sambil mengecek pintu rumahmu. Jadi, jangan pernah lupa mengunci pintu!

2. Tempat sampah

Barang elektronik adalah hal yang diperhatikan oleh pelaku kejahatan. Berhati-hatilah saat membuang kardus barang-barang tersebut karena kardus barang elektronik mewah yang dibuang memiliki arti bahwa barang-barang tersebut ada dalam rumahmu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X