Cara Menghitung Berat Badan Ideal, Bukan Cuma Dari Timbangan

Kompas.com - 11/06/2018, 20:21 WIB
Ilustrasi mengukur berat badan dan lingkar pinggangktsimage Ilustrasi mengukur berat badan dan lingkar pinggang

Sebagian besar lemak yang terkumpul di sekitar pinggang umumnya dikaitkan dengan risiko masalah kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah).

Cara mengukurnya yaitu dengan mengukur bagian pinggang pada titik terpendeknya. Atau, jika tidak ada titik tersempit karena pinggang yang cenderung rata dan tertutup lemak, maka ukurlah dari 2,5 cm di atas pusar.

Untuk pinggul, ukurlah pada titik yang paling lebar dari bokong. Jika sudah, maka bagilah antara ukuran pinggang dengan pinggul.

Skala rasio pinggang-pinggul

Untuk pria:

  • Risiko gangguan kardiovaskular rendah: kurang dari 0,9
  • Risiko gangguan kardiovaskular sedang: 0,9-0,99
  • Risiko gangguan kardiovaskular tinggi: sama dengan atau lebih dari 1

Untuk wanita:

  • Risiko gangguan kardiovaskular rendah: kurang dari 0,8
  • Risiko gangguan kardiovaskular sedang: 0,8-0,89
  • Risiko gangguan kardiovaskular tinggi: sama dengan atau lebih dari 0,9

Punya berat badan ideal belum tentu sehat

Perhitungan dengan kedua cara ini hanya sebagai patokan umum akan berat dan ukuran tubuh ideal. Akan tetapi, kedua pengukur ini tidak bisa menghitung persentase lemak tubuh, otot, dan kesehatan secara keseluruhan.

IMT misalnya, pengukur ini tidak benar-benar menggambarkan status gizi dan persentase lemak tubuh. Sebab, rumus ini menyesuaikan berat dan tinggi badan agar terlihat proporsional.

Kemudian WRH juga tidak dapat mengukur lemak tubuh yang terkonsentrasi di bagian lainnya, melainkan hanya pinggul dan pinggang.

Oleh karena itu, jangan senang dulu ketika skala menunjukkan kamu berada pada berat ideal dan rasio pinggang pinggul yang sedang. Hal ini tidak memastikan bahwa kamu berada dalam kondisi yang sehat.

Periksakan ke dokter untuk lebih mengetahui secara keseluruhan apakah beratmu juga merupakan berat yang sehat.

Mendapatkan berat badan yang ideal dan sehat bisa dicapai dengan menerapkan pola hidup sehat.

Mengonsumsi makanan bergizi serta kaya nutrisi yang baik bagi tubuh, rutin olahraga, dan mengurangi tingkat stres bisa menjadi cara terbaik untuk menuju ke arah tersebut.

Halaman:


Sumber
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X