6 Cara Mencegah Berat Badan Naik Setelah Lebaran - Kompas.com

6 Cara Mencegah Berat Badan Naik Setelah Lebaran

Kompas.com - 13/06/2018, 14:48 WIB
Ilustrasi mengatur pola makangettyimages Ilustrasi mengatur pola makan

KOMPAS.com - Saat puasa, kita diwajibkan untuk menahan makan dan minum. Sehingga terjadinya perubahan gaya hidup, mulai dari pola makan, pola tidur, dan aktivitas sehari-hari.

Setelah puasa usai, pola makan kebanyakan orang akan kembali lagi seperti sebelumnya, makan tiga kali sehari dan tidak menahan makan lagi.

Bahkan banyak orang yang justru seperti balas dendam dengan makan yang banyak setelah puasa usai. Akibatnya berat badan naik tidak terkendali. Bagaimana mencegahnya?

Mungkin sulit menahan diri untuk tidak makan banyak setelah puasa usai. Setelah sebulan penuh berpuasa, beberapa orang merasa saatnya makan banyak tanpa pikir panjang lagi.

Terlebih lagi setelah puasa usai, hari Lebaran pun tiba dan hari libur masih panjang. Saat inilah, yang menjadi hari-hari tersulit untuk menahan diri.

Keduanya, seakan perpaduan yang pas untuk membuat berat badan mudah naik. Melihat kelezatan menu-menu khas Lebaran, tentu membuat kita ingin makan lebih banyak lagi.

Hal ini membuat kita tidak memerhatikan apa saja dan sudah berapa banyak makanan yang disantap. Menu khas Lebaran umumnya adalah makanan yang tinggi gula dan lemak. Sehingga membuat kalori yang masuk ke tubuh menjadi berlebihan.

Baca juga: Atur Waktu Makan Jadi Kunci Turunkan Berat Badan

Liburan yang masih panjang pun, membuat kita bermalas-malasan di rumah sambil ngemil kue Lebaran favorit, atau pergi ke tempat wisata sambil mencicipi berbagai makanan. Sehingga lupa untuk berolahraga.

Akibatnya kalori yang masuk ke tubuh lebih besar dibandingkan kalori yang dikeluarkan. Maka tak heran jika berat badan naik setelah puasa usai.

Bagaimana mencegah berat badan naik setelah puasa

Agar berat badan tetap terjaga setelah puasa usai, pastikan kalori yang masuk ke tubuh sama dengan kalori yang dikeluarkan. Kita bisa mengikuti tips berikut ini untuk mencegah berat badan naik setelah puasa usai.

1. Berhenti makan sebelum kenyang

Kenali rasa kenyang dengan makan secukupnya. Jangan membuat perut terlalu penuh, ini akan membuat kita menjadi malas bergerak.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan sambil melakukan hal lain, cenderung akan makan berlebih. Karena mereka kurang mampu mengetahui kapan tubuh memberi sinyal kenyang.

Untuk mencegah hal ini terjadi, makanlah dengan kesadaran penuh dan tanpa gangguan, agar bisa merasakan makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Selain itu, makanlah dengan perlahan dan mengunyah makanan secara menyeluruh. Hal ini dapat membantu mengenali rasa kenyang lebih baik, sehingga kita mengonsumsi lebih sedikit kalori.

Baca juga: Ini... Jurus Tahan Kenyang di Jam-jam Kritis Berpuasa!

2. Jaga porsi makan

Setelah puasa usai, bukan berarti saatnya balas dendam dengan makan berlebih, karena telah menahan makan dan minum selama sebulan. Sebaiknya tetap perhatikan porsi makan, jangan terlalu berlebihan.

Untuk mengatasi hal ini, kamu bisa makan di piring yang kecil untuk membatasi porsi makan. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa orang cenderung mengambil porsi yang banyak dengan piring besar, yang membuat jadi makan berlebih.

Baca juga: 6 Tips Mengurangi Porsi Makan Tanpa Kelaparan

3. Perhatikan jenis makanan

Perhatikan jenis makanan yang kamu makan. Setelah puasa usai, dan memasuki hari Lebaran, orang cenderung lebih banyak mengonsumsi makanan berlemak dibandingkan makanan berserat.

Sebaiknya, seimbangkan jenis makanan yang dimakan. Jangan lupa untuk banyak makan sayur dan buah, karena serat yang terkandung di dalamnya dapat mencegah dari kenaikan berat badan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peningkatan serat makanan dapat mengurangi asupan kalori total, yang mungkin merupakan metode yang tepat untuk mencegah kenaikan berat badan.

Baca juga: Batasi Makanan Berlemak Saat Lebaran Dengan 5 Cara Ini

4. Tidur yang cukup

Kurang tidur dapat menyebabkan berat badan naik. Hal ini karena orang yang tidak tidur cukup cenderung lapar, mengonsumsi lebih banyak kalori dan kurang melakukan aktivitas.

Selain itu, kurang tidur juga dapat meningkatkan kadar hormon kelaparan, yang pada akhirnya menyebabkan asupan kalori lebih tinggi.

Juga, kurang tidur telah dikaitkan dengan metabolisme yang lebih rendah. Hal ini diyakini karena perubahan ritme sirkadian, yang dikenal sebagai jam biologis yang mengatur banyak fungsi tubuh.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga tidur yang berkualitas selama libur setelah puasa usai.

Baca juga: Awas, Nafsu Makan Meningkat Saat Kurang Tidur

5. Kendalikan kadar stres

Orang yang sedang stres memiliki kadar kortisol tinggi, yaitu hormon yang dilepaskan sebagai respon terhadap stres. Kadar kortisol kronis dapat menyebabkan berat badan naik karena dikaitkan dengan asupan makanan yang lebih besar.

Selain itu, gaya hidup yang penuh tekanan dapat menyebabkan hasrat lebih banyak untuk makan junk food.

Ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mengurangi stres, saat libur setelah puasa. Beberapa pilihan kegiatan yang bisa dilakukan meliputi olahraga, meditasi, yoga dan pernapasan dalam.

Baca juga: Impian Punya Tubuh Atletis Bisa Buyar karena Stres

6. Tetap bergerak

Aktivitas menetap, seperti duduk di sofa sambil menonton acara televisi, adalah liburan setelah puasa usai. Kurang bergerak dapat menyebabkan kenaikan berat badan, terutama saat bersantai sambil makan makanan dalam jumlah berlebihan.

Dengan melakukan aktivitas atau olahraga, kita bisa mengimbangi kalori yang masuk ke tubuh sehingga berat badan lebih bisa dikendalikan.

Baca juga: 20 Cara Mudah Lebih Aktif Bergerak Selama di Kantor


Sumber
Komentar
Close Ads X