Mangga Ternyata Baik untuk Kesehatan Jantung

Kompas.com - 13/06/2018, 19:19 WIB
Ilustrasi buah mangga shutterstockIlustrasi buah mangga

Riset ini dilakukan dengan meneliti 24 wanita pascamenopause yang berada dalam kondisi sehat.

Semua peserta dalam riset diminta untuk mengonsumsi mangga sebanyak dua porsi selama 14 hari.

Ataulfo atau mangga madu, dipilih dalam riset ini karena mengandung konsentrasi polifenol yang tinggi.

Setelah 14 hari makan mangga, para peserta riset melanjutkan diet normal mereka sehari-hari dan menghilangkan asupan mangga selama 13 hari.

Dalam riset ini, peneliti juga mengukur denyut jantung dan tekanan darah, sampel darah dan napas, untuk mengevaluasi kesehatan usus setiap peserta.

Pada awal penelitian, tekanan darah setiap peserta tidak memiliki perbedaan yang signifikan.

Namun, setelah mengonsumsi mangga, tekanan darah sistolik peserta menjadi lebih rendah hanya dalam dua jam usai mengonsumsi mangga.

Para peneliti juga menemukan penurunan tekanan nadi secara signifikan dua jam setelah konsumsi mangga.

Baca juga: Mengenal Ragam Makanan Sehat untuk Jantung

Tekanan darah sistolik - angka atas dalam pembacaan tekanan darah - menunjukkan seberapa besar tekanan darah kita terhadap dinding arteri ketika jantung berdetak.

Tekanan nadi adalah perbedaan antara sistolik dan diastolik (angka bawah) dalam pembacaan tekanan darah, yang dapat digunakan sebagai indikator kesehatan jantung.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X