Inilah yang Terjadi pada Orang Sakit Hati dan Cara Menghadapinya

Kompas.com - 20/06/2018, 21:09 WIB
Ilustrasi ThinkstockIlustrasi

“Maafkan saya karena telah melakukan ini padamu, itu karena kamu berbuat demikian dan demikian,” Latus mencontohkan permohonan yang salah.

Latus memberikan contoh bagaimana cara mengungkapan maaf yang baik sehingga emosi yang ada bisa mereda.

“Maafkan saya karena saya telah menyakitimu, kamu pasti marah padaku,” kata Latus.

Terakhir, yang perlu dilakukan adalah berubah. Permintaan maaf tanpa disertai perubahan sikap tidak akan berarti apapun.

Kapan sakit hati mereda?

Pahamilah bahwa konflik biasanya datang dari kedua belah pihak, bukan hanya salah satunya.

“Jika kedua belah pihak menyadari kekeliruan masing-masing dan saling meminta maaf, maka proses penyembuhan emosi relatif lebih cepat, pun sebaliknya,” kata Latus.

Proses penyembuhan ini juga sangat bergantung pada kemampuan resiliensi (beradaptasi dan bertahan )masing-masing individu, sehingga tidak dapat dipastikan waktunya.

Bagaimana cara mengatasi sakit hati?

Sebelum mengelola emosi yang dimiliki, seseorang harus bisa mengenali emosi yang ia alami dengan spesifik, kemudian melabelinya sebagai bentuk emosi tertentu (cemburu, dendam, atau yang lainnya). 

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X