Kompas.com - 22/06/2018, 19:00 WIB

Berpengaruh

Namun, beberapa orang juga ada yang membela wanita tersebut dengan mengambil sudut pandang sebagai seorang influencer.

Hal ini juga menuai kesalahpahaman tentang nilai tukar antara materi posting di sosial media dengan bentuk pemasaran hotel.

Jika dipikirkan lebih lanjut, Instagram memiliki 800 juta pengguna aktif bulanan dan terus bertambah.

Pengguna Instagram tentu lebih mudah menerima rekomendaSi influencer dan idolanya daripada iklan di televisi, radio, atau bahkan berita-berita yang beredar di media massa.

Inilah yang memungkikan pihak hotel untuk langsung melakukan promosi pada khalayak dengan cara yang unik tadi.

Banyak hotel yang mengakui hal ini. Namun, mereka juga mengaku, masalah terbesar adalah menentukan sistem kerjasama antara pihak hotel dan influencer.

Dan, kesalahan pihak influencer amatir melebih-lebihkan nilai yang mereka bawa pada hotel atau perusahaan.

Ini berarti pihak hotel harus lebih selektif, atau — setidaknya, melakukan pemikiran mendalam akan tawaran para influencer.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber DMarge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.