Cara Menyimpan Kacang Almond Agar Awet dan Tahan Lama

Kompas.com - 03/07/2018, 05:05 WIB
Ilustrasi kacang almond onairjiwIlustrasi kacang almond
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Bagi yang sedang diet untuk menjaga berat badan, kacang almond bisa menjadi camilan yang tepat. Pasalnya, jenis kacang yang satu ini kaya nutrisi dan serat yang bisa membuat kita kenyang lebih lama.

Agar khasiat tersebut tetap terjaga, kita harus pintar-pintar menyimpan kacang almond agar tak lekas bau tengik atau berjamur. Lantas, bagaimana caranya?

Kacang almond mengandung asam lemak omega-3 dan lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk menjaga kesehatan jantung. Namun, kandungan lemak baik almond bisa berkurang kalau kita meletakkannya di suhu kamar yang banyak terpapar oksigen.

Lama-lama, kondisi ini dapat memicu bau tengik dan membuat rasa almond menjadi pahit dan tidak enak. Kacang almond yang busuk memang tidak beracun, hanya saja kandungan lemaknya tak lagi bermanfaat. Kamu tentu tak ingin makan kacang busuk, bukan?

Baca juga: Mendongkrak Keperkasaan Pria dengan Almond

Dilansir dari Verywell, almond adalah salah satu jenis kacang yang rentan terkontaminasi oleh Salmonella. Salmonella adalah bakteri yang dapat menyebabkan gejala penyakit terkait dengan makanan seperti sakit perut, muntah, diare, dan demam.

Kamu mungkin berpikir bahwa Salmonella lebih umum ditemukan pada telur mentah atau ayam mentah. Nyatanya, kacang yang satu ini dapat menjadi perantara penularan Salmonella di Amerika Serikat pada tahun 2000 dan 2004.

Akibatnya, kacang almond kini tidak dianjurkan untuk dimakan mentah-mentah, tetapi sebaiknya dipanggang, dikukus, atau diproses dengan cara lainnya. Jangan khawatir, proses pengolahan itu tidak mengurangi kebaikan gizi kacang almond.

Bagaimana cara menyimpan kacang almond supaya tahan lama?

Kacang almond dapat bertahan lebih lama daripada jenis kacang lainnya. Pasalnya, kacang yang satu ini mengandung beberapa antioksidan fitokimia yang dapat melindunginya dari pertumbuhan jamur.

Nah, berikut ini adalah cara menyimpan kacang almond yang tepat supaya tahan lama.

  • Simpan almond dalam wadah kedap udara seperti wadah plastik, kantong plastik, atau kantong vakum bersegel. Tujuannya adalah untuk mengurangi paparan oksigen pada kacang sehingga menghambat pertumbuhan bakteri pemicu jamur dan bau tengik. Selain itu, cara ini juga dapat mencegah almond menyerap bau dari makanan lain.
  • Simpan almond dalam lingkungan gelap, sejuk, dan tingkat kelembapannya rendah seperti kulkas. Atur suhu kulkas hingga 4 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan relatif kurang dari 65 persen agar almond tetap segar dan tahan lama.
  • Bekukan almond di freezer supaya waktu penyimpanannya bertahan hingga empat tahun. Namun, jangan lupa untuk membungkusnya terlebih dahulu dengan wadah plastik atau kantong vakum bersegel untuk mencegah terbentuknya kristal es.

Menurut California Almond Board, masa penyimpanan almond tergantung pada produk olahan almond itu sendiri. Nah, berikut ini adalah cara menyimpan kacang almond sesuai jenis produknya.

  • Almond mentah: tahan hingga dua tahun jika disimpan di kulkas atau freezer.
  • Almond panggang: tahan hingga satu tahun jika disimpan dalam wadah kedap udara yang diletakkan di kulkas atau freezer.
  • Pasta almond (almond paste): tahan hingga 1 sampai 1,5 tahun jika disimpan di dalam kulkas atau freezer.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X