Kompas.com - 03/07/2018, 13:43 WIB
Komunitas A Blessing to Share mengumpulkan makanan surplus dari pesta-pesta pernikahan dan nantinya didonasikan kepada yang membutuhkan. Dok. A Blessing to ShareKomunitas A Blessing to Share mengumpulkan makanan surplus dari pesta-pesta pernikahan dan nantinya didonasikan kepada yang membutuhkan.

JAKARTA, KOMPAS.com – Berbagi dan berbuat baik bisa dilakukan dengan cara apa saja.

Salah satunya yang digagas Yayasan Food Cycle Indonesia bekerja sama dengan sebuah wedding marketplace, Bridestorymelalui "A Blessing to Share".

"A Blessing to Share" menyasar surplus makanan di pesta-pesta pernikahan untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Program ini bermula saat melihat fenomena seringnya makanan pesta berlebih karena tak habis dikonsumsi tamu undangan.

Sementara, di luar sana, banyak yang kekurangan dan membutuhkan makanan.

Co-founder Food Cycle Herman Andriyanto mengatakan, dalam menjalankan program ini, organisasinya bekerja sama dengan organisasi lainnya seperti Gojek, Foodbank of Indonesia (FOI), Yayasan KDM, dan Sahabat Anak.


A Blessing To Share mendistribusikan makanan surplus yang berasal dari hidangan pesta pernikahan kepada mereka yang membutuhkan.

Co-Founder Food Cycle Herman AndryantoDok. A Blessing to Share Co-Founder Food Cycle Herman Andryanto
“Kalau Yayasan KDM dan Sahabat Anak fokusnya ke anak-anak jalanan,” kata Herman, kepada Kompas.com, Senin (2/7/2018).

Makanan surplus dibungkus dan diantar oleh mitra Gojek dengan menggunakan layanan Gosend atau Gobox kepada FOI, Yayasan KDM, dan Sahabat Anak.

Petugas akan mengecek kualitas makanan dan mengemas ulang dalam seporsi kotak makan untuk kemudian diantarkan kepada masyarakat yang menjadi sasaran.

A Blessing to Share menggalang dana melalui www.kitabisa.com.

Dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung biaya operasional kegiatan, seperti membayar pegawai, membeli peralatan untuk mengemas makanan surplus, biaya sosialisasi dan komunikasi massa, serta biaya operasional lainnya seperti listrik dan sewa tempat.

Proyek ini dimulai sejak November 2017 dengan cakupan wilayah Jakarta.

Untuk saat ini, hanya mereka yang akan menyelenggarakan pesta pernikahan di Jakarta yang dapat mendaftarkan dirinya untuk bergabung dan turut berbagi.

Cara pendaftaran selengkapnya dapat di akses di laman https://ablessingtoshare.bridestory.com/.

Kegiatan donasi makanan melalui A Blessing to ShareDok. A Blessing to Share Kegiatan donasi makanan melalui A Blessing to Share
Ke depannya, A Blessing to Share akan meluas, tidak hanya di Jakarta.

“Saat ini baru di Jakarta, tapi sudah ada indikasi relawan yang mau mulai di Semarang, Surabaya, dan Batam,” kata Herman.

Sejauh ini, kata dia, respons para penyelenggara pesta untuk mendonasikan makanan surplusnya cukup baik.

“Saat ini, average 3 wedding per minggu,” ungkap Herman.

Dengan membagikan makanan surplus, proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, mengubah budaya yang selama ini menyia-nyiakan makanan, dan mengurangi angka kelaparan.

Kompas TV Bepergian ke Bali, jangan lupa untuk mencoba makanan ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X