Kompas.com - 03/07/2018, 17:34 WIB
Putri Ayako bersama pasangannya. IstimewaPutri Ayako bersama pasangannya.

KOMPAS.com - Satu lagi bangsawan dari Jepang yang rela meletakkan gelar kerajaannya demi cinta.

Tahun lalu Putri Mako menyerahkan gelar kerajaannya agar bisa bersatu dengan sang kekasih dalam ikatan pernikahan.

Kini, Putri Ayako yang juga anggota wangsa kekaisaran Jepang melakukan hal serupa.

Dilansir dari Cosmopolitan, wanita 27 tahun tersebut akan bertunangan dengan seorang pria yang berasal dari kalangan biasa pada bulan Agustus mendatang.

Rencananya mereka akan mengikat janji suci pada bulan Oktober 2018.

Kisah anggota kerajaan Jepang ini berbanding terbalik dengan anggota Kerajaan Inggris.

Meski Pangeran William dan Pangeran Harry sama-sama menikahi wanita dari kalangan biasa, mereka berdua tetap bisa menyandang gelar kerajaan dan tinggal di istana.

Yah, Putri Ayako harus meninggalkan gelarnya sebagai anggota keluarga kerajaan Jepang setelah dia menikah.

Kei Moriya, kekasih Putri Ayako, bekerja di perusahaan pelayaran Jepang. Mereka berdua berkenalan lewat kedua orangtua mereka tahun lalu.

Kisah cinta mereka terbilang unik. Ibu Putri Ayako, Putri Takamodo, memperkenalkan mereka untuk membangkitkan semangat Putri Ayako dalam membela hak asasi manusia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.