Kompas.com - 04/07/2018, 19:30 WIB
Ilustrasi makanan nitrubIlustrasi makanan

KOMPAS.com - Terlalu banyak mengonsumsi makanan olahan dapat meningkatkan risiko kanker.

Demikian kesimpulan yang didapat dari sebuah riset yang dipimpin oleh peneliti dari Universite Sorbonne di Paris.

Demi mendapatkan hasil yang akurat, periset meneliti catatan medis, dan kebiasaan makan lebih dari 100.000 orang dewasa.

Periset juga mendaftar asupan khas mereka dari 3.300 jenis makanan yang berbeda.

Baca juga: Ini 17 Makanan Olahan yang Sehat Menurut Ahli Gizi

Makanan yang melalui pemrosesan terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit kanker.

Makanan tersebut termasuk kue, nugget ayam, roti yang diproduksi massal, minuman bersoda, manisan, dan daging olahan.

Semua makanan itu umumnya mengandung zat aditif, perasa, dan pengawet, serta tinggi gula, lemak, dan garam.

Seperti dilansir laman CNBC, dalam riset yang telah diterbitkan dalam British Mendical Journal, terlihat ada peningkatan jumlah makanan olahan sebesar 10 persen dalam diet responden.

Hal tersebut ternyata mampu meningkatkan risiko kanker hingga 12 persen.

Selain itu, temuan ini juga menekankan pentingnya diet sehat dan seimbang sebagai pilihan terbaik.

Baca juga: Kata Ilmuwan tentang Manfaat Kopi untuk Cegah Kanker

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.