Cerita Melanie Putria yang Alami "Baby Blues" dan Pulih dengan Lari

Kompas.com - 09/07/2018, 15:15 WIB
Putri Indonesia 2002 Melanie Putria pada acara peluncuran Gerakan Pijat Bayi Nasional oleh Johnsons di Aston Kuningan Suites, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2018). KOMPAS.com/Nabilla TashandraPutri Indonesia 2002 Melanie Putria pada acara peluncuran Gerakan Pijat Bayi Nasional oleh Johnsons di Aston Kuningan Suites, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Putri Indonesia 2002 sekaligus presenter, Melanie Putria menceritakan beratnya melalui masa baby blues setelah melahirkan putra pertamanya, Sheemar Rahman Puradiredja.

Melanie sempat mengalami preeklamsia atau komplikasi kehamilan.

Rasa trauma yang sangat besar membuatnya hampir mengalami postpartum depression (depresi pascamelahirkan).

"Jujur waktu itu aku merasa kayak orang kesurupan. Bukan diri aku, aku enggak tahu diri aku di mana. Sampai segitunya," kata Melanie saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Melanie merasa kondisi mental dan emosionalnya sangat rendah saat itu, termasuk saat ia kembali beraktivitas di dunia hiburan.

Saat melihat bayinya saat itu, Melanie bahkan merasa tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Padahal, semua informasi soal parenting telah dilahapnya semasa kehamilan.

Baca juga: Melanie Putria Daftarkan Anak ke Sekolah Bola Agar Lebih Sporty

"Kalau sekarang ingat lagi, kayak "itu dulu kenapa ya". Ternyata kata dokter, itu bukan sakit jiwa tapi hormon yang fluktuatif," ujar Melanie.

Di masa-masa terendahnya, Melanie menemukan lari.

Ia pertama kali menemukannya lewat media sosial. Melanie saat itu merasa kagum dengan mereka yang hobi lari, karena tampak merasa bahagia dan sehat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X