Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/07/2018, 15:00 WIB
Ariska Puspita Anggraini,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

Sumber DMarge

KOMPAS.comKebotakan memengaruhi sekitar 70 persen hidup pria. Bahkan, 25 persen pria menunjukkan tanda utama kebotakan pada usia 30 tahun.

Mulai dai penipisan di bagian depan kepala, hingga kebotakan secara keseluruhan. Ya, banyak pria di dunia yang mengalami hal ini.

Diet yang buruk, stres, dan tidak melakukan perawatan diri dengan baik bisa menjadi faktor pemicu rambut rontok atau kebotakan.

Namun, hal ini bisa juga disebabkan faktor genetik yang tentu saja tak dapat dikontrol.

Alopesia androgenetik atau kebotakan yang umum terjadi pada lelaki ini disebabkan oleh berlebihnya tingkat dihidrotestoteron (DHT).

DHT merupakan hormon lelaki yang menyebabkan folikel rambut melemah dan berhenti bekerja sama sekali.

Namun, para pria tak perlu khawatir. Rambut bagi pria bukanlah mahkota layaknya wanita.

Beberapa pria bahkan bisa tampil keren dengan kepala botaknya. Jadi, kita harus bisa mempersiapkan diri untuk menghadapinya.

Laman D'Marge merilis serangkaian tips untuk tampil keren dengan rambut yang mulai menipis.

1. Ciptakan gaya dan perawatan

Rambut yang mulai menipis membutuhkan sampo khusus yang mampu meningkatkan setiap folikel.

Selain itu, kita juga perlu menggunakan sisir bergerigi lebar untuk menyisir rambut dengan lembut, dan pakailah hair spray untuk mempermudah pengaturan rambut.

Setelah itu, lakukan blow untuk mengeringkan rambut kita.

Terakhir, aplikasikan produk yang tidak menggunakan bahan dasar minyak. Aplikasikan secara merata untuk setiap helai rambut agar volume rambut terlihat penuh.

Hindarilah mengeringkan rambut dengan handuk yang kasar atau menyisir rambut saat dalam keadaan basah.

Baca juga: Benarkah Diet Ketat Bisa Menyebabkan Rambut Rontok?

Halaman:
Sumber DMarge
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com