Kompas.com - 18/07/2018, 19:16 WIB

Papular urticaria sering disebut reaksi alergi karena gigitan serangga yang memicu timbulnya benjolan ruam. Serangga yang dimaksud beragam, mulai dari nyamuk, kutu, kutu kasur, dan lainnya.

Alergi ini biasa dialami anak usia dua hingga enam tahun. Meski begitu, alergi ini bisa juga dialami oleh bayi di bawah usia tersebut. Jenis alergi ini bisa bertahan hingga beberapa hari bahkan minggu.

3. Bintik-bintik merah

Ketika alergi terhadap substansi tertentu, tubuh akan melepaskan senyawa kimia histamin yang bisa memicu munculnya bintik-bintik merah dan gejala alergi lainnya.

Bintik merah bisa menimbulkan rasa gatal yang membekas pada kulit. Ukuran dan bentuknya beragam, namun biasanya berwarna merah muda atau merah.

Bintik merah bisa muncul di bagian tubuh manapun dan biasanya berkelompok.

4. Alergi makanan

Ini merupakan jenis alergi yang paling umum. Gejalanya bisa berupa bintik merah, gatal, batuk, muntah, diare, hingga buang air besar berdarah.

Terkadang, hal ini bahkan terjadi sebelum bayi memakan makanan tersebut atau berasal dari ASI.

Beberapa makanan yang sering menjadi sumber alergi bayi, di antaranya susu dan produk-produknya, kacang-kacangan, kerang, dan lainnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.