Kompas.com - 18/07/2018, 19:16 WIB

Ketika bayi nulai mengkonsumsi makanan pendamping ASI, saat itu pula lah alergi terhadap makanan tertentu mulai muncul.

Baca juga: Bunda Perlu Tahu, Ini Tanda Bayi Cukup Mendapat ASI

Konsultasi

Sebagian besar alergi yang dialami bayi akan hilang dengan sendirinya seiring pertambahan usia dan menguatkan kekebalan tubuhnya.

Tidak semua reaksi alergi membutuhkan perawatan khusus. Misalnya, ruam ringan yang hilang dalam beberapa jam dan tidak menimbulkan masalah pada bayi.

Meski begitu, jika reaksi alergi tersebut menimbulkan ketidaknyamanan, perawatan khusus mungkin dibutuhkan. Konsulatasikan pada dokter untuk menentukan penanganan yang paling tepat.

Untuk meminimalkan risiko alergi, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan orangtua:

1. Membersihkan pakaian bayi dengan deterjen hipoalergenik.

2. Menggunakan sampo, lotion dan sabun bebas pewangi.

3. Membersihkn kasur bayi dengan air panas setiap minggunya untuk meminimalisasi kemungkinan adanya kutu kasur.

4. Lakukan vacuum secara berkala pada kasur, karpet, dan benda-benda penyimpan debu lainnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.