Kampanye "Dog Meat Free Indonesia", Apa Pesannya?

Kompas.com - 20/07/2018, 10:51 WIB
Anjing akan diantar ke pemesan. Dog Meat Free IndonesiaAnjing akan diantar ke pemesan.

Anjing-anjing ini dikirimkan ke rumah jagal atau restoran di berbagai kota di Indonesia.

Pasca penangkapan, mereka tidak diberi makan dan minum hingga kemudian ada yang jatuh sakit dan mati sebelum sampai tujuan karena dehidrasi.

Perlakuan yang buruk juga seringkali membuat tubuhnya terluka.

Anjing-anjing yang masih hidup akan masuk ke penjagalan dengan menyaksikan anjing lain dimatikan dengan cara yang kejam.

Anjing merupakan binatang peliharaan yang dapat memberi banyak manfaat bagi manusia, misalnya menjaga rumah, memantu kepolisian melacak tindak kejahatan, ikut andil dalam tindak penyelamatan bencana, dan sebagainya.

Perdagangan daging anjing juga merupakan tindakan yang melanggar hukum dan peraturan berkaitan dengan kesehatan manusia dan kesejahteraan hewan sehingga harus segera dihentikan.

Upaya DMFI untuk menghentikan siklus konsumsi anjing ini dilakukan dalam berbagai cara.

Misalnya, bekerja sama dengan pemerintah, masyarakat, dan figur publik untuk mengampanyekan Indonesia bebas daging anjing.

Kampanye dan gerakan yang dilakukan DMFI di antaranya:

  • Memberikan edukasi tentang kepemilikan hewan peliharaan yang bertanggung jawab
  • Menyediakan pengelolaan populasi anjing yang lebih manusiawi dan berkelanjutan, serta solusi membasmi rabies
  • Mendukung pemerintah dan memastikan bahwa Indonesia memenuhi janjinya untuk menghapus rabies di tahun 2020
  • Mendukung aparat penegak hukum setempat dengan keterampilan, sumber daya, dan pengetahuan, untuk memastikan adanya penegakkan hukum dan peraturan yang memadai.
Kompas TV Pemasukan negara dari sektor pariwisata terancam berkurang setelah muncul kasus konsumsi daging anjing di Bali.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X