Kerja 4 Hari Seminggu, Produktivitas Karyawan Meningkat

Kompas.com - 24/07/2018, 18:00 WIB
Ilustrasi karyawan. istIlustrasi karyawan.

Bekerja selama 40 jam dalam seminggu, menurut pakar, tidak realistis untuk fungsi otak.

Dalam sehari, manusia hanya bekerja selama delapan jam. Dengan sistem lima hari kerja dalam seminggu, jumlah jam kerja yang terkumpul telah mencapai 40 jam.

Maka, bukan hal yang aneh jika karyawan kerap merasa malas bekerja saat hari Senin, atau ketika hari Jumat tiba.

"Penurunan kinerja menjelang akhir pekan adalah hal yang tak dapat dielakkan," kata Forshee.

Namun bagaimana pun, sulit untuk memaksa manajemen menerapkan sistem empat hari kerja dalam seminggu, bukan?.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Forshee menyarankan kita untuk memisahkan ruang kerja dan ruang pribadi.

Misalnya, membuat ruangan terpisah di rumah, di mana kita bisa menyelesaikan pekerjaan dan bersantai atau menghabiskan waktu bersama keluarga.

Baca juga: Anak Terlalu Sibuk Les Malah Tidak Harmonis Dengan Keluarga

"Pemisahan ruang yang jelas di rumah akan lebih kondusif untuk beristirahat," kata dia.

Dengan kata lain, Forshee menyarankan kamar tidur hanya untuk tidur bukan untuk menyelesaikan tugas kantor.

Selain itu, Forshee juga menyarankan agar kita menentukan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan dan jangan bekerja ketika akhir pekan.

Kita harus menanamkan pemikiran bahwa kita bekerja untuk hidup, bukan hidup untuk bekerja.

Jika saat hari Jumat tiba kita merasakan kinerja menurun, jangan paksakan diri. Kita hanya perlu melakukan yang terbaik.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X