Kompas.com - 26/07/2018, 09:28 WIB

Lalu, bagaimana seharusnya orangtua menenangkan anaknya yang berteriak?

Dilansir dari laman Fatherly, berikut empat cara menenangkan anak yang berteriak.

  • Orangtua harus menghentikan kegiatannya pada saat itu, dan fokus pada anak mereka. Ketahui apakah mereka berteriak karena marah, sedih, lapar, atau kesakitan.
  • Dekati sang anak dengan berjongkok dan tatap matanya. Cara ini bisa membuat anak merasa dihargai karena ia merasa satu level, dan membantu orangtua menilai situasi.
  • Orangtua harus tersenyum, bicara pelan dan menurunkan volume suara, bahkan berbisik. Cara seperti ini bisa menjadi contoh yang baik untuk anak, membuatnya merasa tenang, serta mendengarkan apa yang kita katakan.
  • Jika mereka sulit untuk tenang, orangtua bisa mencoba menyanyikan lagu yang akrab dengan telinga mereka.

Marsh menyarankan agar orangtua sebisa mungkin melepaskan tekanan yang dihadapi sang anak.

Oleh karena itu, ia menyarakan agar orangtua meninggalkan semua aktivitas yang sedang dilakukannya dan dekati sang anak, beri pelukan, atau ajak berjalan-jalan agar menjadi tenang.

Namun, jika kita sedang dalam situasi di mana ruang gerak terbatas, misalnya dalam pesawat, sentuh sang anak dengan posisi nyaman, berbisiklah di telinga mereka dengan perlahan dan tenang.

Setelah itu, lakukan apapun untuk menghibur mereka. Anak perlu merasa dicintai dan dihibur.

Jangan memarahi atau menghancurkan hatinya. Tak usah pedulikan orang lain.

"Mendengar anak menangis adalah hal biasa. Jadi, tangisan atau teriakan seorang anak tak akan membuat orang lain sangat terganggu," paparnya.

Beberapa orang mungkin berpikir prinsip ini bisa membuat anak menjadi manja.

Namun, ada perbedaan besar antara memanjakan setiap keinginan anak dengan memberinya empati.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Fatherly
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.