Tiga Alasan untuk Tidak Menggunakan Kipas Angin Saat Tidur

Kompas.com - 26/07/2018, 10:34 WIB
Ilustrasi tidur dengan kipas angin mrehanIlustrasi tidur dengan kipas angin

KOMPAS.com - Kipas angin menjadi barang rumah tangga yang tak asing. Terutama bagi mereka yang tinggal di daerah panas dan tak memiliki pendingin ruangan. Penggunaan kipas angin pun meningkat ketika cuaca sedang panas.

Tapi, ternyata ada bahaya kesehatan dan beberapa alasan yang membuat kita tak seharusnya menggunakan kipas angin saat tidur. Apa sajakah itu?

1. Membawa debu dan kotoran

Menurut The Sleep Advisor, kipas angin mampu memperlancar sirkulasi udara dalam ruangan serta membuat ruangan lebih dingin dan segar.

Namun, kipas angin juga bisa mensirkulasikan debu dan kotoran. Hal ini tidak baik apalagi jika kamu mengidap alergi, asma atau alergi rhinitis.

The Sleep Advisor merekomendasikan kita untuk melihat bagian dalam dari kipas angin tersebut. Jika debu-debu terkumpul pada mata pisaunya, maka partikel debu tersebut bisa berterbangan ke udara setiap kali kamu menghidupkannya.

Baca juga: Sulit Tidur saat Cuaca Panas? Simak Tips Berikut...

2. Membuat kulit kering

Alasan lainnya untuk tak menggunakan kipas angin ketika tidur adalah fakta bahwa kipas angin bisa membuat kulit dan rongga hidung kering.

Jika rongga hidungmu menjadi terlalu kering, kondisi tersebut bisa membuat hidung kita memproduksi lendir berlebihan dan ketika bangun kita akan merasa hidung kita mampat.

3. Keram otot

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X