Kompas.com - 31/07/2018, 11:11 WIB
Seorang pria saat tengah melakukan tantangan #InMyFeelings. GULF NEWS / INSTAGRAMSeorang pria saat tengah melakukan tantangan #InMyFeelings.

Tren tantangan ini mulai viral pada awal 2017 dan kebanyakan dilakukan oleh pelajar.

Dengan risiko bahaya tantangan ini, berbagai pihak mengeluarkan imbauan untuk tidak melakukan Skip Challenge.

Salah satu imbauan disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Ia meminta pihak sekolah lebih aktif untuk mencegah semakin merebaknya Skip Challenge di kalangan pelajar.

Menurut dokter spesialis syaraf Wawan Mulyawan, kegiatan menekan dada seseorang hingga kencang dapat mengakibatkan aliran oksigen ke otak terhambat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Risikonya mulai dari menyebabkan pusing, kehilangan kesadaran sementara, bahkan hingga stroke dan berujung kematian.

Ice Bucket Challenge

Tantangan ini mengharuskan seseorang mengguyurkan seember air es di kepala dan merasakan sensasi dingin.

Tren ini banyak diikuti oleh masyarakat dunia dan Indonesia sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit sklerosis lateral amiotrofik (ALS) dan mengumpulkan sumbangan untuk penelitian penyakit tersebut. 

Setiap orang yang melakukan tantangan ini diminta untuk mengajak orang lain melakukan hal yang sama.

Pada setiap unggahan, terdapat donasi sebesar 10-100 Dollar AS.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.