Kompas.com - 02/08/2018, 07:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Datang ke pameran, museum hingga galeri seni kini menjadi aktivitas menarik bagi kaum urban.

Selain karena memang memiliki ketertarikan terhadap karya seni, tak sedikit orang yang datang ke ajang pameran itu untuk mendapat foto bagus di media sosial. 

Apa pun alasannya, sebaiknya kita memahami dulu aturan-aturan tidak tertulis saat mengunjungi pameran atau pun museum.

Deputy Head of Committee Art Jakarta, Dedy Koswara mengungkapkan, khusus untuk Art Jakarta 2018 yang akan digelar tanggal 2-5 Agustus ini, mereka mengimbau setiap pengunjung untuk melindungi setiap karya seni yang dipamerkan. 

“Kami sarankan pengunjung untuk mengikuti tips-tips, seperti menitipkan barang bawaan, memerhatikan garis pembatas dan tidak menyentuh karya seni.

"Batasi saat mengambil foto dan tidak menggunakan flash, serta selalu mengawasi jika membawa anak kecil dan hargai pengunjung lain yang sedang mengantre menikmati seni,” ujar Dedy.

Selain imbauan tersebut, dilansir dari laman Complex, ada beberapa aturan lain yang perlu diikuti saat datang ke pameran seni, yakni:

  1. Jangan menyentuh karya seni

Benda-benda yang dipamerkan biasanya dilarang untuk disentuh. Kalau pun ada yang mengizinkan, karya seni itu memang khusus digunakan untuk pengalaman pengunjung lewat sentuhan.

Jadi, tahan diri untuk tidak menyentuh. Pastikan juga kalau kamu memerhatikan batas jarak untuk melihat karya seni tersebut.

Baca juga: Berfoto di Pameran Seni, Wajarkah?

  1. Berbusana rapi

Selain untuk penampilan diri sendiri, berpakaian rapi bisa membuat kamu mudah bersosialisasi. Kamu juga menghargai pameran dan karya seni tersebut.

  1. Tidak menggunakan flash saat foto

Menggunakan flash saat foto adalah ide buruk. Sebagian besar galeri atau pameran seni memiliki aturan ketat soal penggunaan flash. Alasannya, lampu flash bisa membuat karya seni berisiko dan tentunya mengganggu kenyamanan pengunjung lain.

  1. Hati-hati dengan karya seni

Pastikan untuk tidak membuat kecerobohan saat datang ke pameran karya seni. Selain itu, jangan coba-coba berniat membuat karya seni “sendiri” dari karya seni yang ada. Hargai jerih payah para seniman.

  1. Perbanyak pengetahuan 

Saat datang ke pameran, ada baiknya memperhatikan informasi tambahan yang diberikan saat masuk. Bekal pengetahuan ini berguna agar bisa menikmati karya seni dan tidak perlu mengganggu orang yang juga sedang menikmati seni.

  1. Jangan merasa serba tahu

Jika memang sudah mengetahui soal karya seni yang dipamerkan, ada baiknya untuk tidak terlalu merasa “serba tahu”, seperti memberi komentar dengan suara kencang. Nikmati dan cobalah untuk menghargai orang lain yang juga melihat karya seni. 

  1. Hargai

Pastikan juga untuk menjaga lisan agar tidak mengkritik secara langsung karya seni di museum, apalagi senimannya berada di tempat yang sama. Dan jika tertarik, silakan beli karya seni tersebut, karena bagian dari menghargai kerja keras seniman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.