Kompas.com - 02/08/2018, 08:11 WIB
Kahiyang Ayu sungkem kepada Ibu Negara Ny Lady Iriana Widodo dan Presiden Joko Widodo dalam acara siraman jelang pernikahan Kahiyang Ayu di Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/11/2017). AFP PHOTO/COURTESY OF THE WIDODO FAMILY/HANDOUTKahiyang Ayu sungkem kepada Ibu Negara Ny Lady Iriana Widodo dan Presiden Joko Widodo dalam acara siraman jelang pernikahan Kahiyang Ayu di Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/11/2017).

KOMPAS.com - Tata cara pernikahan tradisional suku-suku di Indonesia pada umumnya memiliki proses yang panjang. Namun, banyak orang yang masih teguh menjalankan tradisi tersebut karena alasan kesakralan dan juga ingin melestarikan budaya.

Pernikahan menggunakan adat tradisional memiliki banyak tahapan. Mulai dari proses musyawarah dengan keluarga besar, lamaran, prosesi adat, hingga acara resepsinya.

Ini berarti, biayanya pun tidak sedikit. Dikutip dari situs Tunaiku.com, disebutkan bahwa rata-rata biaya yang harus disiapkan calon pengantin minimal adalah Rp 60 juta hanya untuk rangkaian prosesi adatnya saja.

Untuk suku tertentu, terkadang biaya puluhan juta tersebut baru berupa maharnya saja.

Desainer kain songket, Zainal, tak menampik besarnya biaya yang harus disiapkan calon pengantin yang ingin memakai adat.

"Biayanya jadi mahal karena harus mengikuti ritual-ritual, tapi semua ada filosofinya dan maknanya sangat dalam," ujar desainer yang sudah lebih dari 30 tahun menggeluti busana dan kain tradisional untuk pengantin ini.

Ia mencontohkan, untuk satu lembar songket yang ditenun secara tradisional saja harganya paling murah Rp 5 juta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kain songket yang dipakai selalu mewah dan indah. Kemilau kainnya memberi nuansa glamor. Motifnya memiliki filosofi tersendiri, terutama untuk kebahagiaan dan kesejahteraan pengantin," tuturnya.

Baca juga: Calon Pengantin Ternyata Bisa Cicil Biaya Pernikahan

Menurut Fajar J.Adi, pendiri Rumah Kampung Dekorasi, biaya yang mahal memiliki dua makna, yaitu secara harafiah dan juga secara value.

"Dalam konteks dekorasi, biaya jadi mahal karena pelaminan adat biasanya meniru rumah raja-raja suku. Bahan bakunya bisa bambu atau alang-alang. Walau terkesan sederhana, tapi justru bisa lebih mahal," kata Fajar.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.