Klaim Produk di Kemasan Kosmetik Jadi Acuan Konsumen

Kompas.com - 02/08/2018, 09:33 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Ketika kita akan membeli suatu produk kosmetik, label klaim di kemasan menjadi bahan pertimbangan untuk menilai apakah sebuah produk sesuai dengan kebutuhan.

Dengan berkembangnya era media sosial dan mudahnya mengakses informasi, konsumen Indonesia semakin paham dan sadar dengan label klaim pada saat membeli produk.

Klaim produk (product klaim) tidak bisa dilakukan sembarangan. Minimal produsen sudah harus melakukan tes dermatologi (dermatology testing) untuk pembuktian.

Tes dermatologi ini pada umumnya dilakukan oleh perusahaan riset atau pun institusi pendidikan, khususnya universitas yang memiliki departemen kedokteran dengan spesialisasi ilmu kulit dan kelamin.

Di Indonesia, perusahaan riset (clinical research organization/CRO) di bidang dermatologi belum banyak. Salah satunya adalah Skinproof.

“Melihat produk-produk yang ada di pasar saat ini, sebagian besar sudah mencantumkan klaim produk, ada yang sifatnya klaim umum dan ada juga yang spesifik terhadap kegunaan/manfaat yang sudah dibuktikan sebelumnya," ujar Alfons Sindupranata, Direktur PT.Asia Derma Lab yang menaungi Skinproof.

Baca juga: Kandungan Zat dalam Kosmetik Ilegal Bisa Memicu Kanker

Menurut Alfons, jika produsen mencantumkan klaim yang sifatnya umum maka produknya akan terlihat sama dengan produk sejenis di pasar.

"Dibutuhkan klaim spesifik untuk suatu produk agar berbeda, konsumen membeli dan merasakan manfaatnya secara nyata”, tambahnya.

Alfons menambahkan, saat ini Skinproof memiliki layanan pengujian untuk produk perawatan kulit yang cukup lengkap.

Pengujian itu meliputi uji keamanan, tes hipoalergenik, uji khasiat yang terdiri dari tes pencerahan kulit, tes elastisitas kulit, tes kerutan kulit, kelembaban, hingga kadar minyak di kulit.

Tersedia pula tes untuk produk rambut yang terdiri dari tes kerontokan rambut dan anti-ketombe.

Sejalan dengan peningkatan industri Beauty & Personal Care di Indonesia, serta inovasi produk kosmestik yang terus berkembang, klaim produk berkembang pesat terutama dari
segi metode yang di gunakan untuk pembuktian suatu klaim.

Sementara itu Dermatology Testing juga diprediksi akan terus berkembang sejalan dengan perkembangan industrinya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X