Hapus Aplikasi Kencan Online, Cara Ampuh Tunjukkan Komitmen

Kompas.com - 03/08/2018, 10:16 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

KOMPAS.com - Mencari jodoh lewat aplikasi kencan online kini menjadi tren di zaman yang serba canggih ini.

Dengan munculnya aplikasi tersebut, banyak orang yang terbantu mendapatkan pasangan dengan mudah.

Lalu, apakah menemukan pasangan lewat aplikasi kencan online dapat menjamin ketulusan sebuah komitmen?

Yah, aplikasi kencan online memang memudahkan kita untuk bertemu banyak orang yang kita rasa cocok.

Namun, setelah kita menemukannya dan sukses berkencan, godaan untuk kembali mencari pasangan potensial lewat kencan online mungkin masih menghantui kita.

Lalu, bagaimana cara membuktikan komitmen kita kepada seseorang?

Pakar hubungan berpendapat tidak ada cara yang lebih baik untuk membuktikan komitmen kita pada seseorang selain dengan menghapus aplikasi itu.

Menurut psikolog hubungan bernama Madeleine Mason Roantree, menghapus aplikasi kencan menunjukan keseriusan kita pada orang yang kita ajak untuk berkencan.

"Biasanya itu berarti seseorang berada dalam hubungan eksklusif," katanya.

Roantree menambahkan cara ini juga dapat meredakan kecemasan seseorang terhadap kesetiaan pasangannya.

Penasehat kencan James Preece setuju dengan hal ini. Menurutnya, menghapus aplikasi kencan menggambarkan "keputusan penting".

“Ini memperjelas bahwa kita benar-benar akan fokus satu sama lain mulai dari sekarang,” katanya.

Menurutnya, itu adalah cara untuk memberi tahu pasangan dan diri sendiri sendiri bahwa pencarian kita telah berakhir.

Namun, seperti banyak hal yang terjadi dalam hubungan asmara, waktu adalah segalanya.

Menghapus aplikasi kencan terlalu dini dalam hubungan, kata Preece, mungkin akan menyulitkan kita.

"Jika kita baru saja mulai berkencan, tidak perlu menghapusnya," paparnya.

Baca juga: Saat Kencan Online, Wanita Lebih Pemilih?

Ilustrasi pasanganDragonImages Ilustrasi pasangan
Ketika mulai memutuskan untuk melangkah ke jenjang yang serius dan berbicara tentang masa depan, kata Preece, ini adalah waktu yang tepat untuk melakukannya.

Jika kita memilih untuk mempertahankan profil kencan setelah mulai menetapkan pilihan pada seseorang, itu bisa menimbulkan kesan kita tidak sepenuhnya ingin serius pada orang yang saat ini kita pilih.

"Ini setara dengan memiliki kunci ke rumah lama yang dulu kita tempati dan ingin kembali ke sana dengan mudah," kata Mason.

Perumpamaan tersebut juga terjadi ketika kita menjalin komitmen.

Ketika kita mempertahankan aplikasi kencan pada ponsel kita, sewaktu-waktu kita bisa saja tergoda untuk mencari lagi pasangan kencan.

"Dengan menghapusnya, kita telah menjauhkan diri dari 'godaan' tersebut, membebaskan kita untuk fokus pada apa yang ada di depan kita," katanya.

Apalagi, setelah titik tertentu, menurut Preece mempertahankan profil aplikasi kencan pasti akan memunculkan ketidaknyamanan dalam hubungan.

Ini terjadi karena pasangan kita akan terus merasa seperti kita mencari sesuatu yang tidak diberikannya.

Meski kita tidak berniat untuk mencari pasangan kencan yang lain, cukup menelusuri aplikasi saat kita menjalin hubungan bisa berdampak buruk pada tingkat kepercayaan diri diri sendiri.

Kabar buruknya, hal semacam ini seringkali terjadi secara tak sadar.

Baca juga: Profesi yang Dianggap Menarik oleh Pengguna Kencan Online

Berbicara dengan orang baru dapat bisa saja membuat kita mendengar hal yang mengundang rasa nyaman dengan diri sendiri.

Hal semacam inilah yang kerap membuat masalah dalam hubungan muncul.

Akan tetapi, ini mungkin hanya menimbulkan keraguan diri lebih lanjut, terutama ketika kita menyadari perasaan semacam ini adalah salah dan hanyalah hal yang semu.

Terkadang, orang menghapus akun di aplikasi kencan mereka tanpa menghapus aplikasi itu sendiri di ponsel mereka, begitupula sebaliknya.

Tapi, jika kita serius menjalin sebuah hubungan, menurut Preece, kita tidak perlu mempertahankan akun tersebut.



Close Ads X