Kompas.com - 06/08/2018, 07:30 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Karena ingin mendapat hasil lebih maksimal, banyak orang yang memakai masker lebih lama dari pada waktu yang dianjurkan. Padahal, hal ini justru bisa merusak kulit.

Masker yang dibiarkan terlalu lama akan menyebabkan kulit menjadi kering dan juga iritasi.

"Memperhatikan rekomendasi waktu pemakaian sangat penting karena sebenarnya manfaat dari masker itu justru dirasakan kulit saat masih basah," kata ahli kulit Sarah Chapman seperti dikutip dari Cosmopolitan.UK.

Menurut Chapman, ketika masker mulai mengering sebenarnya kelembaban dan nutrisinya juga berkurang. Apalagi jika kita tetap memakainya sampai maskernya retak.

"Memanjangkan waktu pemakaian bisa menyebabkan iritasi dan membuat kulit gampang berjerawat," katanya.

Kita juga bisa mengenali tanda-tanda masker sudah terlalu lama, yaitu rasa kering, kencang, dan juga gatal.

"Itu bisa jadi tanda pelindung kulit atau minyak pelindung alami kulit mulai menipis," paparnya.

Baca juga: Seberapa Penting Rutin Memakai Masker Wajah?

Penjelasan senada juga disampaikan dokter kulit Shari Marchbein. Ia tidak menyarankan memakai masker terlalu lama.

Masker yang mengandung chacoal, minyak tea tree, serta ekstrak tanaman dan asam, merupakan yang paling cepat membuat kulit kering.

Untuk menjaga kelembaban kulit, selalu gunakan pelembab, serum, atau pun toner setelah membersihkan masker. Terutama masker berbentuk clay.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X