Kompas.com - 06/08/2018, 21:38 WIB
Ilustrasi sakit tenggorokan PIKSELIlustrasi sakit tenggorokan

KOMPAS.com - Sakit tenggorokan, seringkali muncul sebagai pertanda awal terserang flu.

Tenggorokan akan terasa gatal dan sakit saat menelan. Selain itu, suara juga akan menjadi serak.

Sakit tenggorokan seperti ini, biasanya disebabkan oleh virus.

Namun, tak selamanya sakit tenggorokan terjadi karena flu atau virus, sakit tenggorokan bisa juga disebabkan oleh bakteri.

Baca juga: Bakteri Penyebab Keracunan Makanan Juga Hidup di Lap Dapur

Seperti dilansir laman Meetdoctor, pada tiga hari pertama, kita bisa sejumlah pengobatan berikut untuk meringankan gejala tersebut:

1. Meminum obat anti radang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Obat ini juga dapat dengan mudah diperoleh di apotek dan berlabelkan NSAID atau non-steroidal anti-inflammatory drug.

Jenis obat-obatan ini, dapat meredakan bengkak yang menyebabkan tenggorokan terasa sakit dan membantu meredakan demam.

2. Kumur dengan air garam

Larutan air garam hangat yang digunakan untuk berkumur beberapa kali dalam sehari, dapat mengencerkan dahak dan meredakan bengkak di tenggorokan, sekaligus membilas bakteri.

Larutkan setengah sendok teh garam di dalam secangkir air. Tambahkan madu jika rasa asinnya terasa mengganggu.

Berkumur dan jangan telan airnya.

Baca juga: Tak Perlu Jongkok di Toilet Umum untuk Menghindari Bakteri

3. Permen pereda sakit tenggorokan atau semprotan

Menghisap permen pereda sakit tenggorokan, dapat menambah produksi air liur yang akan melembabkan tenggorokan.

Pilih permen yang memiliki kandungan sejuk seperti mentol atau eukaliptus.

Selain permen, penyemprot rongga mulut dengan bahan pendingin alami, juga dapat meredakan sakit tenggorokan selama beberapa saat.

Hal ini terjadi karena sifat penyemprot yang merupakan antiseptik lokal.

4. Sirup obat batuk

Meski tenggorokan baru terasa sakit dan batuk belum mulai muncul, mengonsumsi obat batuk dini dapat membantu meredakan rasa sakit.

Sirup obat batuk, sanggup melapisi tenggorokan dan menghilangkan sakit tenggorokan selama beberapa saat.

Pilihlah jenis obat batuk yang tidak menyebabkan kantuk, jika masih harus beraktivitas.

5. Minum banyak cairan

Konsumsi banyak cairan sangatlah penting. Minumlah air secukupnya, hingga air seni berwarna jernih atau kuning muda.

Dengan banyak minum air, jus buah cair, dan makan makanan yang cair seperti sup ayam berkuah jernih, membran lendir akan tetap lembab.

Kondisi tersebut akan lebih mampu mengatasi bakteri dan pemicu alergi, untuk melawan balik penyebab gejala flu.

Baca juga: Apa Beda Gejala Flu dan Panas Dalam?

6. Minum teh

Secangkir teh herbal hangat dapat meredakan sakit pada tenggorokan.

Jenis teh lain seperti teh hitam, teh hijau maupun teh putih juga mengandung antioksidan yang sanggup memperkuat sistem imun tubuh dan melawan infeksi.

Tambahkan madu pada teh, untuk membantu kandungan pengobatan bekerja secara lebih efektif.

7. Konsumsi sup ayam

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sup ayam dapat juga melegakan sakit tenggorokan, berkat kandungan garam dalam kaldu ayam.

Sup juga merupakan pilihan makanan yang tepat, di saat tenggorokan terasa sakit untuk menelan makanan padat.

Mengonsumsi sup akan menggantikan nutrisi yang tubuh butuhkan dalam bentuk cair.

8. Banyak beristirahat

Ingin cepat sembuh dari sakit tenggorokan? Diperlukan istirahat penuh, agar virus flu dapat dilawan dan tubuh pun membaik.

Baca juga: Hati-hati, Virus HPV Juga Sebabkan Kanker Tenggorokan

9. Konsumsi antibiotik

Pada sakit tenggorokan yang memang umumnya diakibatkan oleh bakteri Streptococcus pyogenes, diperlukan konsumsi antibiotik untuk pengobatan yang ampuh.

Sehingga, perlu dilakukan pemeriksaan dokter lebih dulu.

Setelah kondisi membaik, tetaplah meminum antibiotik yang diresepkan dokter hingga tuntas demi kesehatan.



Sumber Meetdoctor
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.