Kompas.com - 07/08/2018, 08:23 WIB
Ilustrasi vape atau rokok elektrik 6okeanIlustrasi vape atau rokok elektrik
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Banyak orang beralih menggunakan vape atau rokok elektrik karena percaya kandungannya lebih aman dibanding rokok kretek biasa.

Meskipun banyak yang bilang lebih aman untuk kesehatan, bahaya rokok elektrik juga belum tentu lebih ringan daripada rokok biasa.

Contohnya, rokok tembakau diketahui bisa bikin gigi jadi kuning. Kalau vape bikin gigi kuning juga atau tidak?

Vape adalah rokok elektrik yang mengeluarkan uap air, bukan asap seperti rokok kretek. Menurut penelitian, vape terbilang tidak lebih sehat daripada rokok kretek. Ini karena di dalam vape tetap terkandung nikotin dan zat kimia lain.

Nikotin adalah zat yang bisa membuat otak kecanduan terhadap senyawa lainnya. Selain itu, rasa yang dimiliki oleh vape juga mengandung karsinogen dan bahan kimia beracun, antara lain zat formaldehida dan asetaldehida.

Baca juga: Jangan Asal Buang Uap Vape

Umumnya, ada empat kandungan yang terdapat di dalam cairan vape atau rokok elektronik.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Pertama ada propilen glikol atau gliserin. Gliserin ini berfungsi untuk memproduksi uap air.
  • Kedua ada nikotin. Nikotin pada vape ditemukan dalam jumlah yang yang berbeda-beda, biasanya sekitar 0-100 mg/ml dalam satu rokok elektrik.
  • Lalu, ada penambah rasa. Rasa yang ditawarkan cukup banyak. Misalnya rasa cokelat, vanili, buah-buahan, dan lainnya. Ini yang membuat rokok elektrik atau vape banyak diminati karena sensasi rasanya yang beragam.
  • Terakhir ada tobacco-specific nitrosamine (TSNA). Ini adalah senyawa karsinogen yang ditemukan dalam tembakau dan rokok tembakau. Nitrosamin juga ditemukan dalam vape meskipun dalam jumlah yang sedikit.

Perlu diketahui, semakin tinggi kadar nikotin di dalam rokok, semakin tinggi juga kadar TSNA. Selain TSNA, juga ditemukan kandungan senyawa logam seperti kromium, nikel, dan timah.

Baca juga: Satu Bukti Lagi Mengapa Vape Tak Lebih Sehat dari Rokok Biasa

Benarkah merokok vape bikin gigi kuning?

Ilustrasi merokok vapelicsiren Ilustrasi merokok vape
Ya, benar. Di dalam kandungan rokok vape tetap terdapat zat nikotin dari tembakau yang sama seperti di kandungan rokok kretek biasa.

Salah satu efek nikotin pada rokok vape adalah bisa membuat perubahan pada warna gigi. Kandungan nikotin dan tar pada tembakau bisa menempel pada email gigi dan menyebabkan gigi kuning dalam waktu yang singkat.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X