Kompas.com - 08/08/2018, 06:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak yang menganggap hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi hanya terjadi pada usia dewasa atau usia lanjut. Padahal, usia anak dan dewasa muda tak lepas dari risiko penyakit tersebut.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari RS Jantung Harapan Kita, Bambang Widyantoro menjelaskan, penyebab hipertensi pada anak berbeda dari orang dewasa.

Hipertensi dewasa pada umumnya berkaitan dengan faktor usia dan pola hidup tidak sehat.

Sedangkan hipertensi bayi dan anak adalah hipertensi sekunder atau didasari penyakit lain.

"Jadi karena dia punya penyakit jantung bawaan, kelainan di pembuluh darah yang memang bawaan sehingga menyebabkan tekanan darah tinggi."

"Atau, ada kelainan di pembuluh darah ginjal yang menyebabkan pembuluh darah tinggi meskipun masih anak anak."

Demikian penjelasan Bambang seusai konferensi pers di Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Baca juga: Awas, Depresi dan Stres Bisa Sebabkan Hipertensi

Dia menjelaskan, penyakit jantung bawaan 90 persen belum diketahui penyebabnya. Namun, 10 persennya adalah karena kondisi bayi dalam kandungan ibu.

Misalnya, ketika ibu pada awal kehamilan masih merokok atau mengonsumsi jamu-jamuan.

Namun, Bambang tak mengetahui angka pasti kasus hipertensi anak tersebut.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.