Lebih Sehat dengan Bersyukur - Kompas.com

Lebih Sehat dengan Bersyukur

Kompas.com - 08/08/2018, 09:04 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

KOMPAS.com — Ketika kita stres, semua keistimewaan yang kita miliki seolah tak ada artinya, termasuk anugerah berupa "kehidupan" yang kita masih miliki.

Itu hanya satu dari sekian banyak hal yang bisa kita syukuri dalam kehidupan, daftarnya masih sangat panjang jika mau ditambahkan.

Faktanya, bersyukur memang bisa mengubah pandangan kita secara luas.

Director of Center for Functional Medicine, Maek Hyman, MD melalui laman Cleveland Clinic, menyampaikan, banyak studi menunjukkan bahwa bersyukur akan membuat kita menerima diri sendiri dan apa yang kita miliki.

Tak hanya itu, bersyukur bisa meningkatkan kualitas hidup kita dengan mengurangi depresi dan kecemasan, menurunkan risiko penyakit, serta memenuhi otak dengan serotonin, hormon yang membuat kita merasa bahagia.

Di tengah hidup yang penuh halangan ini, mempraktikkan rasa syukur bisa membantu mengolah rasa ketenangan dan kebahagiaan.

Bagaimana caranya?

1. Catat lewat buku harian

Kamu boleh mencatatnya lewat buku harian fisik, aplikasi atau medium apa pun yang paling cocok. Tuliskan apa saja hal-hal baik yang terjadi di hidupmu pada pagi hari dan sebelum tidur.

Kebiasaan ini mungkin sepele, tapi manfaatnya bukan hanya akan membuatmu merasa tenang, tapi juga membuat tidur lebih nyenyak.

2. Mengucapkan terima kasih

Kita semua memiliki setidaknya seseorang yang membuat hidup kita lebih baik lewat cara tertentu.

Hubungilah dia dan tuliskan pesan yang mengungkapkan betapa pentingnya mereka di kehidupanmu. Selain membuat harimu lebih bahagia, ini akan membuat hari orang yang kamu sayangi juga lebih bahagia.

3. Lakukan hal baik

Sebuah studi menunjukkan, altruisme membuat hidup kita lebih baik, meningkatkan kesehatan, dan juga membuat panjang umur.

Untuk merasakan manfaat positif tersebut, lakukan sejumlah hal bermanfaat, seperti menyumbang ke organisasi amal, bergabung dengan tim sukarelawan, atau membantu masyarakat sekitar dan orang-orang yang dicintai.

Buatlah daftar seperti daftar belanjaan dan centang rencana mana yang sudah kamu jalankan. Ini akan membuat perasaanmu lebih tenang dan terbantu, sama seperti mereka yang kamu bantu.

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Makan Berlebihan Saat Emosi

4. Mindful eating

Otak kita membutuhkan 20 menit untuk memproses bahwa perut kita sudah penuh. Jadi, makanlah perlahan. Berhati-hatilah, rasakan kenikmatan makanan yang kamu makan baru telan.

Makan dengan kesadaran alias mindful eating adalah cara yang manjur untuk menurunkan berat badan, meningkatkan metabolisme, dan mengolah rasa syukur.

5. Lima hela napas

Sebelum makan atau kapan pun kamu merasa cemas dan khawatir, cobalah teknik sederhana ini selama satu menit untuk membuat metabolisme tubuh lebih baik dan hormon stres terkendali.

- Tarik napas sebanyak lima kali, hirup melalui hidung, dan embuskan napas secara perlahan lewat mulut.

- Hitung satu sampai lima secara perlahan pada setiap hela napas.

- Keuntungan dari latihan bersyukur akan terasa pada kesehatan fisik.

Rasa syukur akan meningkatkan kualitas pengalaman hidup kita. Misalnya, memiliki kemampuan untuk bangun dan merasakan hal-hal yang nyata dan benar di setiap orang yang kamu temui, yang singgah dalam hidupmu, yang membuatmu berada dalam keadaan sulit, serta yang membuatmu merasa bahagia.


Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X