Kompas.com - 08/08/2018, 17:00 WIB

KOMPAS.com - Belanja memang hal yang menyenangkan. Namun, jika aktivitas ini dilakukan secara berlebihan, mungkin ada yang salah dengan kemampuan kita mengontrol diri.

Menurut para ahli, gila belanja yang dikenal dengan 'oniomania' atau compulsive buying disorder (CBD), masuk dalam kategori penyakit mental.

Penelitian menunjukkan, tujuh persen orang dewasa mengalami masalah belanja secara kompulsif. Bahkan, fenomena ini meningkat dalam dua dekade terakhir di Amerika dan Eropa. Namun, sebenarnya belanja secara berlebihan juga ditemukan di banyak negara.

Profesor Astrid Mueller, seorang psikolog klinis dari Hannover Medical School, Jerman, mengatakan perlu pemahaman dan pengakuan yang lebih besar tentang berbahayanya kondisi ini.

"Saatnya untuk mengenali gangguan belanja kompulsif sebagai kondisi kesehatan mental, yang akan membantu kami mengembangkan metode perawatan dan diagnosis yang lebih baik,” katanya.

Berdasarkan laporan PsychGuides, CBD pernah berada di bawah istilah gangguan kontrol impuls, yang identik dengan kleptomania atau dorongan untuk mencuri.

Mereka juga sering merasakan dorongan untuk merasakan kecemasan yang hanya dapat diredakan dengan berbelanja.

Baca juga: Kapan Kecanduan Game Dianggap Penyakit Mental Menurut Standar WHO

Belanja juga menjadi cara untuk mengatasi emosi negatif. Dalam kasus yang ekstrem  mereka akan menyembunyikan apa yang mereka beli dari pasangannya.

Gangguan ini bisa dialami siapa saja terlepas dari jumlah pendapatan dan barang yang dibeli. Bahkan, barang yang mereka beli tidak selalu mahal.

Namun, banyak pembeli kompulsif yang membeli dalam jumlah banyak. Biasanya mereka berdalih membelinya karena harga murah.

 Gangguan mental

Kecanduan belanja diakui sebagai penyakit mental hanya beberapa minggu setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi juga menyebut kecanduan gim (games) sebagai gangguan mental.

Dr Shekhar Saxena, Direktur WHO untuk departemen kesehatan mental dan penyalahgunaan zat,  kecanduan gim dikelompokkan sebagai masalah mental berdasarkan bukti ilmiah.

Baca juga: Kecanduan Main Game Bisa Jadi Tanda Gangguan Jiwa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.