Kompas.com - 11/08/2018, 18:18 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
Editor Wisnubrata

2. Hobi ngeteh dan ngopi

Bukan teh atau kopi yang menjadi penyebab diabetes, namun gula yang kita masukkan ke dalam teh atau kopi yang meningkatkan risiko diabetes. Apalagi jika kita hobi ngeteh dan ngopi di sepanjang hari.

Bukan hanya minuman, pemakaian gula juga sangat biasa pada makanan kita. Lihat saja aneka makanan ringan dan minuman tradisional yang dijajakan di jalanan atau di objek-objek wisata. Banyak sekali yang memakai gula untuk membuat rasanya menjadi nikmat.

Perhitungan banyaknya asupan karbohidrat harian menjadi penting karena karbohidrat berlebih mempengaruhi gula darah lebih dari nutrisi lainnya.

Sebenarnya, banyak tipe karbohidrat yang terkandung dalam makanan dan minuman. Gula adalah salah satunya. Gula itu sendiri banyak sekali jenisnya. Contoh yang paling sering dikonsumsi adalah gula pasir.

Namun sejatinya, faktor penting dari keamanan konsumsi gula adalah seberapa banyak ia diasup. Baik gula pasir, gula batu ataupun jenis gula lainnya, jika dikonsumsi secara berlebihan maka tetap saja berisiko menuntun seseorang menuju kelebihan berat badan atau obesitas.

Pada akhirnya, kondisi tersebut berujung pada meningkatnya peluang terkena diabetes tipe 2. Tidak mengherankan jika konsumsi gula berlebihan bisa menjadi penyebab diabetes.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 10 Kiat Mengontrol Konsumsi Makanan Manis

3. Malas bergerak

Ilustrasi malas gerakDigital Vision. Ilustrasi malas gerak
Orang Indonesia paling malas berjalan kaki. Setidaknya itulah temuan sejumlah ilmuwan Amerika Serikat yang mengkaji data ponsel dari ratusan ribu orang di seluruh dunia.

Para peneliti Universitas Stanford menggunakan data menit per menit dari 700.000 orang yang menggunakan Argus, aplikasi pemantau aktivitas, pada telepon seluler mereka.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.