7 Tanda yang Muncul Jika Kamu Jarang Olahraga

Kompas.com - 13/08/2018, 19:21 WIB
Ilustrasi pria di toilet vadimguzhvaIlustrasi pria di toilet
Editor Wisnubrata

Olahraga adalah penekan nafsu makan yang baik. Orang yang berolahraga secara teratur akan bisa mengendalikan hormon tersebut lebih baik, sehingga perasaan lapar tetap terjaga.

Baca juga: Makan Berkali-Kali tapi Masih Lapar? Ini 8 Faktor Penyebabnya...

5. Konstipasi atau sembelit

Kamu sering mengalami sembelit atau konstipasi? Bisa jadi ini tanda kurang berolahraga, bukan hanya kurang makan makanan berserat saja. Olahraga membantu melancarkan gerakan sistem pencernaan. Ketika seseorang kurang olahraga, proses pencernaan tubuhnya juga akan ikut melambat.

Apalagi orang yang memiliki banyak lemak viseral (lemak abdominal atau lemak perut) dan mengalami buang air besar yang tidak teratur, risiko terkena kanker kolorektal akan semakin meningkat.

Baca juga: 3 Manfaat Olahraga Lari Buat Orang Gemuk

6. Berat badan makin naik

Ilustrasi menimbang berat badanDelpixart Ilustrasi menimbang berat badan
Apakah berat badanmu semakin meningkat di atas timbangan? Atau ketika melihat cermin kamu merasa ada perubahan fisik? Nah, ini juga bisa jadi tanda kurang berolahraga.

Bahkan atlet profesional yang berhenti latihan selama 5 minggu saja bisa mengalami peningkatan persen lemak dalam tubuhnya sebanyak 12 persen. Alhasil peningkatan lemak ini juga meningkatkan berat badan dan lingkar pinggang, dilansir dalam Journal of Strength and Conditioning Research tahun 2012.

Hal lain juga ditunjukan oleh penelitian dalam PLOS one tahun 2016 yang melibatkan atlet taekwondo. Atlet yang tidak melakukan latihan selama 8 minggu juga mengalami peningkatan lemak tubuh sebanyak 21,3 persen, peningkatan berat badan 2,12 persen, dan bahkan mengalami penurunan massa otot.

Nah, apalagi jika sudah lebih dari 8 minggu tidak pernah berolahraga. Dengan perilaku makan yang sama atau bahkan semakin banyak, aktivitas fisik yang semakin berkurang, tidak heran tubuh akan menumpuk kalori dari makanan dan meningkatkan berat badan. Ini wajar, ketika tubuh tidak berusaha membakar kalori yang masuk, alhasil semua menumpuk.

Baca juga: Tips Agar Lari Efektif Turunkan Berat Badan

7. Kesulitan tidur

Ilustrasi InsomniaOcusFocus Ilustrasi Insomnia
Jika kamu merasa sulit tidur khususnya pada malam hari, ini bisa jadi sebuah tanda perlu berolahraga. Dilansir dalam laman WebMD, sebuah penelitian menunjukan bahwa orang yang melakukan olahraga 30-40 menit 4 kali dalam seminggu mengalami peningkatkan kualitas tidur, rasa kantuk di siang hari berkurang, dan merasa lebih nyaman keesokan harinya saat beraktivitas.

Olahraga dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres. Ini akan memperkuat ritme sirkadian, yakni proses biologis tubuh yang bisa menentukan siklus tidur seseorang. Olahraga membuat orang bisa membawa kantuknya pada malam hari secara penuh, dan kembali segar di keesokan harinya.

Baca juga: Sulit Tidur? Coba Lakukan Aktivitas-aktivitas Ini..

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X