Kompas.com - 14/08/2018, 20:00 WIB
Ilustrasi tidur shutterstockIlustrasi tidur

Ritme sirkadian tubuh pada dasarnya, kata Kansagra, merupakan jam internal tubuh yang merespon sumber cahaya dan kegelapan di lingkungan kita, serta menentukan kapan kita bangun atau tertidur.

"Dengan berpegang pada jadwal, bangun pada waktu yang sama di hari kerja dan akhir pekan, otak pada dasarnya akan bertindak sebagai jam alarm internal tanpa bantuan alarm," katanya.

Orang dewasa membutuhkan sekitar 7-9 jam tidur setiap malamnya.

Namun, jika kita ingin mengetahui berapa banyak istirahat yang baik untuk tubuh agar bisa melatih tubuh bangun tanpa, National Sleep Foundation menyarankan agar kita bereksperimen dengan waktu tidur yang berbeda.

Jika kita tidur saat malam terlalu larut, cobalah untuk memindahkan waktu tidur lebih awal dalam 10-15 menit, sehingga tubuh tidak terlalu terkejut dengan perubahan mendadak.

Lambat laun, kita akan menemukan waktu tidur yang tepat untuk diri sendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X