Kompas.com - 14/08/2018, 20:00 WIB
Ilustrasi tidur shutterstockIlustrasi tidur

KOMPAS.com - Terkadang kita bisa bangun di pagi hari tanpa harus menunggu alarm berbunyi.

Di suatu sisi, ini bisa menjadi hal yang bagus karena kita bisa bangun pagi tanpa usaha yang keras.

Namun, pertanyaannya adalah apakah hal ini baik untuk kesehatan kita? Apakah kita sudah mendapatkan istirahat malam yang cukup?

Seperti dilansir laman Elite Daily, disebutkan, bangun sebelum alarm pagi berbunyi bisa disebabkan karena banyak hal, salah satunya istirahat malam yang sempurna.

Dokter Sujay Kansagra, ahli keseatan tidur dari Duke University mengatakan bangun sebelum alarm berbunyi terkadang bukan pertanda adanya masalah kesehatan.

Namun, bisa juga menunjukkan adanya gangguan tidur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bahkan saat tidur nyeyak, otak kita bisa sangat aktif dan gangguan seperti suara atau cahaya dapat dengan mudah membangunkan kita dan menganggu tidur," kata dia.

Dan, jika kita merasa gelisah saat tidur, menurut Kansagra, ini bisa menyebabkan kita bangun sebelum alarm berbunyi.

Tapi, bangun sebelum alarm berbunyi juga bisa menandakan tubuh telah mendapatkan semua yang diperlukan untuk malam itu.

Dengan begitu, kita siap untuk bangun kapan saja mata terbuka secara alami.

Dokter Benjamin Smarr, pakar tidur bersertifikat, mengatakan bangun secara alami adalah hal yang menyehatkan, karena kita membiarkan tubuh dan otak menyelesaikan perawatan, sebelum kita tersadar.

"Asalkan kita tidur dengan nyenyak sepanjang malam, bangun sebelum alarm mungkin pertanda baik, dan tanda tubuh kita telah mendapatkan cukup tidur," tambah dia.

Namun, jika tubuh tidak terbiasa bangun secara alami sebelum alarm berbunyi, Smarr merekomendasikan agar kita melatih tubuh untuk melakukannya.

"Cara pertama agar bisa bangun tanpa alarm adalah pergi ke tempat tidur lebih awal."

"Ketika kita mencoba untuk memperbaiki kualitas tidur, tubuh akan beradaptasi dan melakukan kinerja yang lebih tinggi pada hari berikutnya," kata Smarr.

Ia juga merekomendasikan agar kita berhenti memakai lampu terang, terutama perangkat, setidaknya satu jam sebelum waktu tidur.

Cahaya membuat otak berpikir jika hari masih siang. Pada akhirnya, akan menekan rasa kantuk yang alami pada tubuh dan membuat kita bangun lebih siang.

Sebaliknya, Smarr menyarankan kita agar memanfaatkan waktu tanpa teknologi itu untuk aktivitas ringan, menyikat gigi, dan mencoba untuk mengistirahatkan pikiran agar tidur lebih mudah.

Dia menekankan, jika kita ingin bangun pagi tanpa alarm secara teratur maka menerapkan jadwal tidur yang konsisten adalah pilihan pertama.

Baca juga: Tidur Lebih dari 8 Jam Setiap Malam Picu Risiko Kematian Dini?

"Mengatur jadwal tidur yang konsisten akan membantu menyeimbangkan ritme sirkadian tubuh," kata Kansagra.

Ritme sirkadian tubuh pada dasarnya, kata Kansagra, merupakan jam internal tubuh yang merespon sumber cahaya dan kegelapan di lingkungan kita, serta menentukan kapan kita bangun atau tertidur.

"Dengan berpegang pada jadwal, bangun pada waktu yang sama di hari kerja dan akhir pekan, otak pada dasarnya akan bertindak sebagai jam alarm internal tanpa bantuan alarm," katanya.

Orang dewasa membutuhkan sekitar 7-9 jam tidur setiap malamnya.

Namun, jika kita ingin mengetahui berapa banyak istirahat yang baik untuk tubuh agar bisa melatih tubuh bangun tanpa, National Sleep Foundation menyarankan agar kita bereksperimen dengan waktu tidur yang berbeda.

Jika kita tidur saat malam terlalu larut, cobalah untuk memindahkan waktu tidur lebih awal dalam 10-15 menit, sehingga tubuh tidak terlalu terkejut dengan perubahan mendadak.

Lambat laun, kita akan menemukan waktu tidur yang tepat untuk diri sendiri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X