Kompas.com - 15/08/2018, 08:10 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Berat badan merupakan salah satu indikator dari pertumbuhan bayi, selain tinggi badannya.

Berat badan yang tidak sesuai umur bisa menjadi petunjuk adanya gangguan fisik pada si kecil atau kurangnya asupan nutrisi.

Itu sebabnya bayi harus dipantau berat badannya setiap bulan untuk memastikan ia tumbuh dengan baik.

"Kenaikan berat badan yang tidak sesuai dari yang seharusnya atau berat badan bayi turun jangan dibiarkan. Harus langsung ke dokter," kata Dr.dr.Damayanti Rusli Sjarif, Sp.A(K), dalam diskusi tumbuh kembang anak yang diadakan Forum Ngobras di Jakarta (13/8).

Kondisi berat badan bayi yang tidak sesuai dengan umurnya itu bisa menyebabkan bayi mengalami weight faltering (gagal tumbuh) dan berujung pada stunting.

Stunting adalah kondisi anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek dari anak normal. Stunting disebabkan malnutrisi yang kronis, yaitu kurangnya asupan makanan dalam jangka panjang.

Deteksi

Secara kasat mata, anak yang mengalami weight faltering tidak tampak berbeda dengan anak yang sehat. Kondisi ini hanya bisa dideteksi dari grafik pertumbuhan berat badan di Kartu Menuju Sehat.

Ada beberapa penyebab mengapa bayi mengalami weight faltering, yakni ada infeksi penyakit yang diderita bayi atau asupan nutrisinya kurang.

Bayi yang ternyata memiliki infeksi perlu diatasi dulu penyakitnya dan biasanya berat badannya kembali naik.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.