Kompas.com - 21/08/2018, 06:25 WIB
Penari saat pentas di pembukaan Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2018). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPenari saat pentas di pembukaan Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2018).

Ia mengungkapkan, Ratoeh Jaroe sendiri dikembangkan oleh Yusri atau sering dikenal dengan Dek Gam pada 1999.

Ketika itu, Yusri bertolak ke Jakarta untuk merantau. Berbekal bakat seni yang dimilikinya, Yusri mengembangkan sebuah tarian.

"Ya benar, tarian sebagai pembuka pada ajang Asian Games kemarin diciptakan seorang pria yang berasal dari Aceh yang dikenal dengan Dek Gam," ujar Ari.

Setelah itu, tarian kreasi mulai berkembang di Jakarta menyebar di sekolah-sekolah di wilayah Ibukota. Hingga akhirnya, festival kesenian mulai digelar dan tarian ini semakin populer.

Ratoh Jaroe berkembang dengan inspirasi dasar tarian dari Aceh dengan unsur kebersamaan dan kekompakan.

Perbedaan dengan tari Saman

Kebanyakan orang melihat Ratoeh Jaroe sama dengan tari Saman. Kenyataanya, kedua tarian tersebut tidak sama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apa perbedaannya?

"Tari Saman merupakan tarian yang pemainnya adalah sekelompok laki-laki dan tarian itu berasal dari suku Gayo Aceh," kata Ari.

Tari Saman ditarikan oleh pria dengan jumlah penari ganjil dan dikendalikan oleh seorang Penangkat yang duduk paling tengah dalam formasi penari.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.