Penyebab Kerontokan Rambut Wanita yang Harus Diwaspadai

Kompas.com - 21/08/2018, 09:44 WIB
Ilustrasi rambut rontok AndreyPopovIlustrasi rambut rontok
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kerontokan beberapa helai rambut adalah hal normal bagi setiap orang. Spesialis Kebidanan dan Ginekolog Lynn Simpson, MD menjelaskan, rambut rontok normal terjadi karena siklus. Ketika ada rambut yang tumbuh, maka ada pula rambut yang rontok.

Jumlah rambut rontok normal menurutnya berkisar 50 hingga 150 helai sehari.

Simpson juga menjelaskan tahapan siklus pergantian rambut tersebut. Ada tiga fase yang dilalui.

  • Pertama, fase tumbuh yang bisa bertahan dua hingga tujuh tahun.
  • Kedua, fase transisi yang bertahan hingga dua minggu.
  • Terakhir, fase istirahat yang bertahan hingga tiga bulan dan berakhir dengan peluruhan helai rambut.

"Jika kamu merasa jumlah rambut yang rontok sudah terlalu banyak, bicaralah dengan dokter," kata dia.

Lebih dari setengah wanita menyadari adanya kerontokan rambut setiap waktunya.

Baca juga: 12 Kondisi yang Menyebabkan Rambut Rontok

Beberapa kondisi tak perlu dikhawatirkan. Namun, ada beberapa penyebab kerontokan yang perlu diwaspadai. Di antaranya adalah:

1. Gaya rambut

Beberapa gaya rambut yang cenderung memberikan tarikan-tarikan kuat, seperti kuncir kuda atau kepangan bisa menyebabkan kerontokan dan kerusakan folikel rambut.

Mengubah gaya rambut bisa mencegah rambut yang semakin menipis. Namun, hati-hati jika folikel rambut mengalami kerusakan terlalu parah sebab kerontokan bisa menjadi permanen.

2. Syok fisik ekstrim atau stres

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X