Banyak Milenial Cari Barang Online Karena Tren Media Sosial

Kompas.com - 23/08/2018, 18:17 WIB
Ilustrasi belanja pakaian onlineseb_ra Ilustrasi belanja pakaian online

JAKARTA, KOMPAS.com - Milenial dipandang sebagai kelompok usia yang cukup mendominasi pasar e-commerce.

Pada platform e-commerce Shopee, misalnya, kelompok milenial menempati urutan kedua setelah kelompok usia 25-35 tahun.

Country Brand Manager Shopee, Rezki Yanuar menambahkan, jumlah kelompok tersebut juga terus bertumbuh.

"Di Shopee itu (25-35 tahun) tetap market terbesar, tapi yang growing di bawahnya yang 25 tahun ke bawah," kata Rezki seusai peluncuran kampanye "Shopee 9.9 Super Shopping Day" di Ayana Midplaza, Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Bagi Shopee, pembeli milenial juga memiliki karakter tersendiri. Misalnya, kegemaran mencari dan membeli barang-barang yang viral. Ketika sebuah barang viral di internet, ketika itu pula pencariannya melonjak di e-commerce.

Sehingga, para milenial sudah memiliki referensi spesifik ketika mengakses situs e-commerce.

"Kayak kalau ada HP baru, sneakers baru. Ketika viral, mereka cari," tuturnya.

Baca juga: Tips Belanja Online Ramah Lingkungan

Selain mencari barang yang tengah menjadi tren, menurutnya milenial juga memiliki karakter belanja yang cukup impulsif. Hal itu karena banyak milenial yang sangat memperhatikan harga barang.

Apalagi jika harga barang yang mereka mau sedang murah.

Konsumen milenial, kata Rezki, juga cukup loyal dengan e-commerce yang digunakannya. Ketika sudah nyaman berbelanja di sebuah situs e-commerce, misalnya, maka mereka akan lebih cepat dalam menentukan keputusan untuk belanja.

"Itu langsung cepat. Terutama kalau barang yang mereka mau masuk ke flash sale," ujarnya.




Close Ads X