Kompas.com - 31/08/2018, 12:58 WIB
|
Editor Wisnubrata

2. Salah posisi tidur

Sejumlah pakar lainnya mengamati, ketika kita berbaring dengan posisi tengkurap, kaki akan cenderung berada pada posisi “plantar flexion”.

Posisi plantar flexion adalah ketika jari-jari kaki menjauh dari kita, hal ini dinilai bisa memendekkan otot betis.

Ketika kaki berada pada posisi tersebut dalam waktu lama, gerakan sekecil apapun bisa memicu kram.

Tidurlah dengan posisi menyamping, jari kaki netral.

Baca juga: Posisi Tidur Terbaik untuk Kesehatan

3. Perubahan cuaca

Riset pribadi Garrison menunjukkan, kram kaki di malam hari cenderung lebih sering terjadi pada musim panas ketimbang musim dingin.

Hal ini belum tentu terjadi pada semua orang. Namun, penting untuk memahami bahwa kram otot terjadi karena masalah syaraf, bukan masalah otot.

Tes electromyogram menunjukkan, urat syaraf bergerak dari tulang belakang dan turun ke betis sehingga memicu terjadinya kram.

Kenapa musim panas? Garrison menjelaskan, pertumbuhan dan perbaikan urat syaraf akan lebih tinggi di musim panas karena kandungan Vitamin D yang lebih besar.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.