Kompas.com - 01/09/2018, 07:59 WIB
Foto makanan. Al ArabiyaFoto makanan.
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Media sosial seperti Instagram memang sudah memengaruhi hidup kita. Bahkan, media sosial ini telah menciptakan banyak tren di masyarakat. Tidak terkecuali dengan tren makanan kekinian.

Makanan apa saja yang baru atau sedang populer dengan mudah disebarluaskan melalui media sosial. Melihat foto-foto makanan yang terpajang di Instagram sering membuat kita tergoda untuk mencicipinya dan juga bikin lapar. Padahal, tadi sudah makan dan saat ini belum jamnya makan lagi. Benar kan?

Banyak dari kita yang menyempatkan memotret makanan kekinian yang lucu atau menarik sebelum dimakan. Hal ini tampaknya sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Saat diunggaj ke medsos, umumnya muncul komentar "bikin lapar nih.." bila fotonya menarik.

Nah, benarkah foto makanan bikin kita jadi lapar? Dikutip dari The Guardian, menurut penelitian yang dipimpin oleh dr. Kathleen A. Page dari University of Southern California, foto makanan memang bisa membuat lapar. Ini karena foto makanan yang ditangkap oleh indra penglihatan kita akan diteruskan oleh saraf menuju otak untuk diterjemahkan.

Baca juga: 5 Tips untuk Foto Makanan yang Bikin Mata Lapar

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi
Penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat (AS) ini membuktikan bahwa foto makanan berlemak dan berminyak, misalnya makanan yang digoreng atau es krim dapat mengaktifkan bagian otak yang mengontrol nafsu makan.

Tak heran ada sebuah ungkapan yang berbunyi, “Kami makan pertama kali dengan mata kami,” Ungkapan tersebut digaungkan oleh Apicius pada zaman Romawi abad ke-1.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melalui mata, kita melihat makanan maupun foto makanan yang dapat membuat otak merespon dengan meningkatkan keinginan untuk makan. Gambar yang ditangkap oleh mata, kemudian ditransfer oleh saraf ke otak.

Otak kemudian akan memerintahkan tubuh untuk makan. Keinginan kita untuk makan akan lebih besar jika otak juga sedang merasa “lapar mata”.

Nah, jadi hati-hati bagi yang sering melihat foto-foto makanan di media sosial. Bisa jadi nafsu makan meningkat dan asupan makan menjadi lebih banyak dari biasanya.

Baca juga: Agar Foto Makanan Lebih Cantik Di Instagram, Simak Tipsnya

Jika kamu tergiur untuk membeli dan mencoba makanan yang fotonya dipajang di media sosial, artinya orang atau akun yang memajang foto tersebut sukses menarik pelanggan. Ya, foto di media sosial memang sengaja dibuat untuk menarik pembeli. Ini merupakan salah satu strategi pemasaran.

Google uji coba fitur unggah otomatis foto makanan pada MapsThe Next Web Google uji coba fitur unggah otomatis foto makanan pada Maps
Menurut The Guardian, ritel makanan cepat saji McDonald’s pernah merilis sebuah tayangan yang menunjukkan bahwa ada banyak hal yang berperan untuk menciptakan foto makanan yang menarik.

Di antaranya yaitu pencahayaan yang memengaruhi warna foto, waktu pengambilan, kombinasi warna, tata letak objek, dan yang tak kalah penting adalah makanan itu sendiri sebagai objek.

Baca juga: Ini Bahayanya Kebiasaan Memotret Makanan

Contohnya saja pemotretan es krim yang tidak bisa dilakukan dalam waktu lama karena es krim akan meleleh. Pemotretan ayam goreng juga hasilnya akan lebih bagus jika ayam baru saja digoreng dan masih hangat, minyak yang masih menempel di ayam menghasilkan efek tersendiri yang membuat foto semakin menarik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.