Kompas.com - 01/09/2018, 18:26 WIB
Ilustrasi asam urat ThamKCIlustrasi asam urat
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Penyakit asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi. Pada dasarnya asam urat adalah zat buangan yang terbentuk alami di dalam tubuh dan sudah tidak terpakai lagi. Zat ini seharusnya dikeluarkan oleh tubuh dan tidak menumpuk.

Kadar asam urat yang berlebihan akan menumpuk di area sendi. Kondisi ini membuat sendi terasa sakit dan nyeri. Maka itu, kadar asam urat harus dijaga agar tetap seimbang sehingga tidak menimbulkan rasa nyeri sendi yang mengganggu dan menyakitkan.

Ketika asam urat tinggi dan menumpuk pada sendi, biasanya tak hanya nyeri saja yang akan dirasa. Gejala lain seperti kemerahan, bengkak, dan sensasi seperti terbakar juga muncul.

Jika semakin parah, penyakit asam urat ini akan kambuh berkali-kali dan menyebabkan aktivitas terganggu. Bila tak ditangani juga, endapan asam urat akan merusak jaringan sendi.

Baca juga: Mengenal 6 Obat Asam Urat yang Alami

Apakah asam urat bisa sembuh?

Banyak yang mengira-ngira apakah asam urat bisa sembuh total atau tidak. Ada yang bilang asam urat bisa sembuh, ada juga yang beranggapan sebaliknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Faktanya, penyakit asam urat tidak bisa sembuh total tapi bisa dikendalikan. Artinya, jika kamu mengidapnya, penyakit itu tidak akan hilang. Namun kabar baiknya kamu tetap bisa mencegah agar tidak kambuh.

Ada beberapa orang yang membutuhkan obat untuk mengontrol kadar asam uratnya, dan ada juga yang tidak.

Biasanya, ketika serangan asam urat menyerang terjadi gout akut, kita diminta untuk meminum obat asam urat selama beberapa hari ke depan. Tergantung seberapa parah penyakit asam urat yang dialami.

Jika memang tidak disarankan untuk minum obat, kita tetap harus mengendalikan kadar asam urat supaya tidak melonjak dengan menerapkan diet yang tepat. Beberapa perubahan gaya hidup juga bisa membantu mengendalikan kadar asam urat.

Baca juga: Pilihan Makanan untuk Pengidap Rematik Asam Urat

Bagaimana cara mengontrol penyakit asam urat?

Biasanya, dokter akan memberikan obat untuk mencegah gejala asam urat muncul. Namun, jika asam urat sedang kambuh, sebaiknya jangan mengonsumsi obat tersebut karena bisa memperparah serangan.

Ketika itu terjadi, obat yang kamu butuhkan adalah obat pereda nyeri. Umumnya, dokter akan meresepkan obat ini juga untuk berjaga-jaga ketika serangan asam urat terjadi.

Selain dengan obat, makanan dan minuman pun bisa menjadi pemicunya maka itu harus juga dikontrol. Beberapa makanan dan minuman harus diperhatikan, yakni:

  • Kerang
  • Daging merah
  • Bagian organ dalam
  • Garam
  • Minuman yang manis seperti jus manis atau soda
  • Makanan yang tinggi lemak
  • Alkohol khususnya bir dan liquor

Selain itu, kondisi dehidrasi juga bisa memicu terjadinya penumpukan asam urat. Kekurangan cairan menyulitkan tubuh untuk mengeluarkan asam urat, sehingga asam urat justru menumpuk di dalam persendian bukannya dikeluarkan.

Maka itu, untuk mengontrol kadar asam urat, minum air putih setidaknya 8 gelas per hari sangatlah penting.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.