Kompas.com - 15/09/2018, 14:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia tak pernah kekurangan ide kreatif. Masalahnya tak semua orang bisa menemukan dan membangun dengan baik.

Tak jarang ide menguap, atau pun terbengkalai begitu saja.

Bagi Leonard Theosabrata, founder kreatif hub Indoestri, salah satu ide kreatif yang masih bisa digali lebih jauh adalah craft.

"Craft dapat membentuk sebuah budaya, yang kita tahu, selama ini banyak budaya yang hilang," ujar Leonard di Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Baca juga: Melihat Custom Collaboration, Ajangnya Pegiat Kreatif Lokal...

Leonard mengaku yakin, proses kehilangan itu karena tak ada generasi penerus.

Industri craft dilihat tak menjanjikan, sehingga para penerus pegiat kreatif, melirik bidang lain yang dianggap lebih "profitable".

Padahal, pada sisi lain, industri kreatif tersebut justru masih memiliki potensial jika dikelola dengan baik.

Karena itu, Leonard kembali mengadakan Indoestri Day untuk ke-8 kalinya, dengan menggandeng belasan pegiat kreatif. 

Indoestri, sebagai penyelenggara, mengurasi langsung masing-masing pegiat dan memberikan ruang selama tiga hari, 14-16 September 2018, untuk mereka dapat memamerkan kreativitasnya.

Di ajang ini juga mereka dapat berbagi dalam bentuk workshop. Seluruh perhelatan ini berlangsung di Indoestri Makerspace, Jakarta Barat.

Dalam tur singkat kemarin, beberapa pegiat kreatif ditunjukkan Leonard, seperti Taman Hayat yang merupakan pegiat tanaman eksotis yang memulai dari hobi.

Kemudian ada Sang Tanah, perajin pot dengan bentuk "ciamik", karena dibuat khusus handcraft.

Baca juga: 3 UKM Kerajinan Indonesia Eksis di IKEA

"Sang Tanah dan Taman Hayat akan melakukan kolaborasi soal merawat tanaman eksotis, mulai dari pemilihan pot hingga lainnya," ujar Leonard.

Pegiat lain yang ikut serta adalah The Upcycling Company, yang merupakan bisnis daur ulang untuk membuat barang dengan nilai lebih tinggi.

Kemudian SukkhaCitta, yang merupakan bisnis fesyen dengan menggadeng para perajin rumahan Indonesia.

Ada pun pegiat kreatif lain di Indoestri Day, seperti Lima Watch, Born Goods, Willow Folk Studio, Dawn & Willow, Crocworks, dan Ideal Living. 

Kemudian ada Figure Notes, Mr. Tjhin, 0, Kal Akkara, Mahardhika Instrument, Fransisca Angela hingga Dotto Coffee.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.