Kompas.com - 17/09/2018, 06:58 WIB
Kevin Hendrawan ketika membagikan pengalamannya membuat vlog di acara Vlog Competiton Beswan Djarum 2017/2018, Jakarta, Minggu, (16/9/2018). KOMPAS.com/Anissa Dea WidiariniKevin Hendrawan ketika membagikan pengalamannya membuat vlog di acara Vlog Competiton Beswan Djarum 2017/2018, Jakarta, Minggu, (16/9/2018).

JAKARTAKOMPAS.COM – Dua tahun lalu nama Kevin Hendrawan belum dikenal banyak orang. Sebagian mungkin hanya mengenalnya sebagai seorang pembawa acara di televisi.

Berawal dari coba-coba dan melihat kesempatan yang besar di Youtube. Kini ia berhasil mendapat lebih dari 1 juta subscriber atau pengikut di akun YouTube-nya.

Jalan pria kelahiran 21 Juni ini untuk mencapai titik tersebut tentunya tidak mudah. Dari dua tahun perjalanannya sebagai vlogger, Kevin baru merasakan manisnya ketenaran ketika membagikan konten video-nya yang ke-128. Konten yang membahas permainan ponsel tersebut berhasil meraih dua juta penonton dan menjadi jalan awal kesuksesannya.

Namun, semua itu tidak lepas dari kegigihan dan konsistensi Kevin untuk menghasilkan vlog yang berkualitas. Kegigihan dan konsistensi tersebutlah yang membuatnya sukses dan dikenal banyak orang.

Istilah vlog atau video blogging saat ini sudah tidak asing lagi dikalangan pengguna media sosial. Seperti Kevin, vlogger merupakan orang yang membuat konten video berisi tentang cerita kehidupan sehari-hari, opini, hingga ketertarikan pribadi.

Jika memiliki ketertarikan akan suatu hal dan tertarik untuk membagikannya kepada orang banyak, tak ada salahnya mencoba untuk menjadi vlogger.

Berikut ada 5 tips dari Kevin Hendrawan bagi yang ingin mulai membuat video blogging sendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Memunculkan Ide untuk Konten

Ide untuk konten bisa muncul dari mana saja. Kuncinya adalah memperbanyak referensi dan mencoba hal-hal baru. Bisa dengan memulai dari kegiatan sehari-hari, hal-hal yang sedang tren saat ini, mengobrol dengan teman, hingga bepergian ke tempat-tempat baru.

Agar bisa selalu konsisten dan bisa menghasilkan vlog yang bagus. Kevin menyarankan untuk membuat konten yang sesuai dengan minat atau keahlian.

“Bikin ide itu nggak usah ribet-ribet. Bikin apa yang nyaman kita lakukan dan kuasai. Ide yang unik dari perspektif masing-masing. Dari pada kalian sengaja buat-buat sesuatu yang kalian nggak kuasai dan nggak nyaman, ujung-ujungnya pasti akan berhenti juga,” ucap Kevin.

2. Buat storyline

Membuat storyline atau alur cerita sebelum merekam vlog menjadi salah satu langkah untuk menghasilkan vlog yang bagus. Storyline ini berisi garis besar dari video yang ingin dibuat, mulai dari konten apa saja yang dibahas hingga waktu pengambilan gambarnya.

“Biasanya aku membatasi hanya tiga konten saja yang masuk dalam satu video. Karena kalau terlalu banyak informasinya akan membosankan,” ucap Kevin.

3. Tonjolkan keunikan

Di media sosial seperti YouTube, orang-orang yang memiliki keunikan dan kepribadian kuat dalam konten vlog-nya akan lebih mudah dikenal oleh penonton. Tidak masalah kalau berbicara dengan logat tertentu atau keunikan lainnya. Hal tersebut justru bisa dijadikan keunggulan tersendiri.

“Di YouTube itu justru semakin unik akan semakin bagus. Semakin asli, semakin bagus juga. Apa yang kita punya kita keluarkan saja,” ucap Kevin.

4. Konten yang bermanfaat

Membuat konten vlog yang bagus dan menghibur itu penting, tetapi lebih bagus bila konten juga bermanfaat.

Seperti Kevin yang juga selalu berusaha untuk menyelipkan pesan dan nilai di setiap vlog-nya. Baginya, sesederhana apapun konten vlog yang dihasilkan, sebisa mungkin tetap memiliki nilai yang bisa dibagikan ke orang lain.

5. Perhatikan aspek teknis

Aspek teknis juga memiliki peranan penting dalam menghasilkan vlog yang bagus. Kevin menjelaskan, setidaknya ada 3 poin teknis penting yang harus diperhatikan.

Pertama, meminimalisir guncangan pada gambar. Caranya bisa dengan menggunakan lensa wide atau menggunakan tripod ketika mengambil gambar.

Kedua, audio yang jelas. Tidak ada salahnya untuk menggunakan mikrofon tambahan agar kualitas suara yang direkam lebih baik.

Ketiga, pencahayaan yang bagus. Usahakan merekam vlog di tempat dengan pencahayaan yang terang dan memadai.

Para pemenang Vlog Competiton Beswan Djarum 2017/2018KOMPAS.com/Anissa Dea Widiarini Para pemenang Vlog Competiton Beswan Djarum 2017/2018
Tips-tips membuat vlog ini dibagikan Kevin Hendrawan melalui acara Vlog Competition Beswan Djarum 2017/2018 yang dilaksanakan di Jakarta, Minggu, (16/9/2018).

Acara ini merupakan kompetisi vlog pertama yang diadakan oleh Bakti Pendidikan Djarum Foundation. Kompetisi vlog ini bertujuan untuk mengasah kepekaan dan kreativitas para Beswan Djarum dalam menuangkan ide dan pemikiran mereka dalam bentuk vlog dengan tema Indonesia Rumah Kita.

Terdapat 10 finalis yang merupakan para penerima beasiswa prestasi Djarum Beasiswa Plus. Dari hasil penjurian, kompetisi vlog ini dimenangkan oleh Bimaswara Adam Noval, mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Dalam vlog berjudul Jaranan itu Bima mengangkat budaya Jaranan asal Jawa Timur menjadi sebuah aplikasi game berbasis ponsel.

Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Laksmi Lestari mengatakan kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian pembekalan soft skills bagi penerima beasiswa prestasi Djarum Beasiswa Plus.

“Harapannya, lahir konten-konten positif yang tidak hanya bisa menjadi tayangan yang menghibur dan edukatif. Namun, juga membawa perubahan,” pungkas Laksmi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.