Kompas.com - 17/09/2018, 16:00 WIB
ibu hamil melakukan olahraga yoga Ridofranzibu hamil melakukan olahraga yoga

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan bayi saat proses persalinan.

"Masalah ini menjadi hal penting yang harus segera ditangani," tambahnya.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjelaskan kepada para wanita mengenai risiko obesitas yang mungkin terjadi pada masa kehamilan.

Sebelum masa ini, sekelompok ahli pernah mendengungkan pentingnya wanita hamil mengontrol berat badan demi mencegah lahirnya bayi dalam bobot kurang.

Namun, epidemi obesitas yang dimulai pada 1980an dan 1990an membuat masyarakat dunia, termasuk wanita hamil tak bisa menghindari risiko obesitas.

Riset dari the Centres for Disease Control (CDC) membuktikan risiko obesitas pada wanita hamil meningkat sebesar 69 persen dari tahun 1993 hingga 2003.

Data terbaru CDC menunjukkan, sekitar 26 persen wanita mengalami obesitas. Sebesar 25,6 persen ibu hamil mengalami obesitas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wanita yang mengalami obesitas lebih mungkin memiliki berat badan berlebihan selama kehamilan.

Mereka juga berisiko tinggi mengalami postpartum atau depresi pascamelahirkan.

Baca juga: Plasenta Bayi Bikin Milyader Hidup Abadi, Kok Bisa?

Risiko mereka untuk mengalami kesulitan saat persalinan, bobot bayi abnormal, hipertensi dan caesar juga tinggi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.