Kompas.com - 21/09/2018, 10:19 WIB
Ilustrasi minum air g-stockstudioIlustrasi minum air

KOMPAS.com - Minum usai makan telah menjadi kebiasaan kita. Namun, beberapa orang berpendapat cara ini dapat mempengaruhi pencernaan kita, mencegah tubuh menyerap nutrisi dengan baik. Bahkan, menyebabkan kembung.

Untungnya, para ahli menemukan bahwa efek buruk minum air usai makan tak sepenunya benar.

Hidrasi tak hanya baik untuk kesehatan kita tetapi juga mendorong pencernaan. Dan, manfaat ini bisa kita peroleh, baik ketika minum air usai makan atau sebelum makan.

Dr Priyanka Rohatgi, seorang ahli gizi mengatakan, minum air sebelum atau sesudah makan bukan ide buruk.

Pasalnya jika kita makan berlebih namun minum air dalam jumlah sedikit, bisa berefek negatif bagi tubuh.

Efek tersebut berupa peningkatan gastritis yang membuat makanan tak dapat dicerna dan tak diserap oleh tubuh.

Rohatgi juga mengatakan minum air dingin harus dihindari setelah makan siang atau makan malam yang berat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Minum air dingin atau minuman dingin akan menunda pencernaan," tambahnya.

Ia menyarankan agar kita minum air hangat atau air dengan suhu kamar dalam jumlah yang tak terlalu banyak usai makan berat.

Minum terlalu banyak air akan membuat kita merasa kembung dan selanjutnya mempengaruhi proses pencernaan menjadi tidak ideal," ucap dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.