Ini yang Terjadi jika Yeezy Diproduksi Massal

Kompas.com - 01/10/2018, 13:00 WIB
Yeezy Boost 350 V2 Butter Keith EwensonYeezy Boost 350 V2 Butter

KOMPAS.com - Kanye West berkeinginan agar lebih banyak orang memiliki akses ke Yeezy. Adidas sebagai produsen mengabulkan keinginan West dengan merilis massal Yeezy Boost 350 V2 "Triple White" pada 21 September lalu.

Namun, menurut seorang pakar industri, itu adalah ide yang buruk—dan berdampak negatif pada penjualan sneakers bersol tebalyang banyak dicari para fans tersebut.

Saat ini, misalnya, harga resell Yeezy kini masih lebih mahal dari retail.

Matt Powell, penasihat industri olahraga senior dengan The NPD Group Inc., membandingkan di Twitter kemarin, antara penurunan “Triple White” dengan produksi massal Reebok Jay-Z (S. Carter) pada tahun 2003.

“Rilis terbaru Yeezy masih belum terjual habis. Harga jual kembali hampir di atas MSRP (harga eceran). Adidas disebut-sebut akan merilis lebih dari satu juta pasangan antara black Friday dan tahun baru. S. Carter kembali terjadi lagi,” ungkap Powell.

Baca juga: Sneakers Yeezy Boost 700 Dipasok Lagi

Powell mengatakan kepada FN, saat Reebok mempertahankan S. Carter terbatas, sneakers terjual habis dengan cepat. Dia menceritakan pengalaman melihat rilis sneakers tersebut dan baginya cukup "gila".

Namun, ketika produksi meningkat hingga 500.000 pasang, sneakers tersebut justru tersisa banyak.

Di sisi lain, apa yang membuat Yeezy rilis berbeda dari sepatu S. Carter, menurut Powell adalah konsumen yang membeli mereka.

Konsumen S. Carter membeli sneakers untuk memakainya, namun konsumen Yeezy membeli untuk dijual kembali karena harga jual kembaliyang menguntungkan.

“Orang-orang tidak melihatnya sebagai sepatu yang harus mereka miliki atau ingin kenakan. Itu sepatu yang bisa menghasilkan banyak uang,” katanya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X