Gerai Terbaru Onitsuka Tiger dan Kata Pesohor Tentangnya

Kompas.com - 02/10/2018, 00:31 WIB
Nicholas Saputra saat menghadiri pembukaan gerai Onitsuka Tiger di Bandung, Sabtu (29/9/2018) Kompas.com/WisnubrataNicholas Saputra saat menghadiri pembukaan gerai Onitsuka Tiger di Bandung, Sabtu (29/9/2018)
Editor Wisnubrata

BANDUNG, KOMPAS.com - Bisa dibilang sekarang ini adalah masa kejayaan sneakers. Belum pernah kita melihat begitu banyak jenis sneakers dipasarkan dan dipakai dalam berbagai kesempatan. Beberapa merek dan seri bahkan menjadi buruan karena unik atau langka.

Salah satu sneakers yang belakangan ikut naik daun adalah Onitsuka Tiger, sepatu asal Jepang yang pabriknya didirikan setelah Perang Dunia II. 

Saat itu veteran perang Kihachiro Onitsuka membangun pabrik karena bertekad memberi semangat pemuda Jepang agar bangkit dan giat berolahraga setelah kalah dalam peperangan.

Sebelum ada gerai resmi di Indonesia, banyak orang membeli Onitsuka Tiger saat bepergian ke luar negeri. Permintaan yang tinggi itu mendorong Onitsuka membuka toko di Indonesia, yang pertama pada bulan Okotober 2017 lalu di Plasa Senayan.

Rupanya permintaan sepatu tersebut tetap tinggi. Di toko Plasa Senayan misalnya, target penjualan satu tahun ternyata bisa dicapai dalam waktu hanya tiga bulan.

Baca juga: Onitsuka Tiger Hadir di Indonesia

Oleh karenanya, gerai ke-dua pun dibuka di mal Kota Kasablanka, dan Sabtu lalu (29/9/20180, gerai ke-tiga diresmikan di Mal 23 Paskal Bandung. Gerai di Bandung sejauh ini merupakan gerai terbesar Onitsuka Tiger di Indonesia.

"Bandung merupakan salah satu kota dengan penduduk yang modis dan permintaan sepatu Onitsuka dari sini tinggi," ujar Kris Khoo, perwakilan dari MAP, pemegang resmi merek Onitsuka Tiger di Indonesia. "Kami ingin lebih dekat dengan pembeli sehingga orang tidak perlu ke Jakarta untuk beli sepatu."

Toko di Bandung ini menjual berbagai koleksi Onitsuka Tiger, mulai dari sepatu, kaos, jaket, topi, dan aksesoris. Termasuk di dalamnya adalah koleksi terbaru yang merupakan kolaborasi dengan desainer Andrea Pompilio.

Berbeda dengan koleksi lainnya yang umumnya bermain dengan tiga warna pada sepatu dan garis khas Onitsuka, rancangan Pompilio tampil dengan gaya modern, monokrom, bahkan tanpa garis yang menjadi ciri produk Onitsuka dan Asics.

Walau demikian, seri-seri legendaris tetap menjadi display utama di gerai-gerai Onitsuka, karena kebanyakan pembeli justru mencari model-model ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X