Kompas.com - 05/10/2018, 18:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Petinggi Partai Nazi yang juga tangan kanan Adolf Hitler, Paul Joseph Goebbels, pernah membuat pernyataan kontroversial: "Kebohongan yang diucapkan terus-menerus, niscaya akan dipercaya sebagai sebuah kebenaran".

Bagi Goebbels yang merupakan Menteri Propaganda Nazi, tentu kebohongan dibuat untuk tujuan politik. Kebohongan sengaja diciptakan untuk memanipulasi publik, agar kepentingan politik Nazi dapat dicapai dengan mudah.

Akan tetapi, apa yang sebenarnya melatarbelakangi seseorang untuk melakukan sebuah kebohongan?

Psikolog dari Universitas Sebelas Maret, Laelatus Syifa, memberikan gambaran tentang berbagai motif yang membuat orang berkata tidak sebenarnya.

"Manusia berbohong dalam konteks hubungan sosialnya bisa memiliki tujuan untuk kebaikan atau keburukan, misalnya penipuan," kata Laelatus saat dihubungi Kompas.com, Jumat (5/10/2018),

"Berbohong juga kadang digunakan sebagai sarana untuk menyelamatkan muka, agar kita tidak berada di posisi yang merugikan diri kita sendiri," ucapnya.

Baca juga: Mengapa Berita Bohong Mudah Menyebar?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tindakan sadar

Namun, terlepas dari motif yang dimiliki, berbohong merupakan tindakan manipulasi data yang dilakukan secara sadar agar lawan bicara percaya dengan apa yang kita katakan.

Menurut Laelatus, tidak ada kebohongan yang dilakukan dengan tidak sadar. Adapun, yang ada hanyalah kebohongan yang sudah menjadi kebiasaan.

"Berbohong sebenarnya adalah proses yang kompleks, karena pernyataan satu akan membutuhkan pernyataan yang lain," ujarnya.

Maka dari itu, tak heran jika satu kebohongan akan diikuti oleh kebohongan yang lain.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.