Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/10/2018, 20:40 WIB

KOMPAS.com - Selain baik untuk kesehatan, gigi yang terawat dan cantik, dapat meningkatkan rasa percaya diri.

Kamu jadi bebas tersenyum tanpa perlu menyembunyikannya.

Drg. Donna Pratiwi, ahli veneer -seperti dikutip dari laman Meetdoctor, mengatakan, tidak hanya menggosok gigi.

Demi mendapatkan gigi yang sehat, cantik, dan kuat juga perlu pemeriksaan secara teratur, dan perawatan khusus.

Lebih jauh, Donna membagikan sejumlah tips mendapatkan gigi cantik yang mungkin bisa kamu pertimbangkan.

Baca juga: JEO - Pasang Kawat Gigi, Jangan Cuma Asal Mau Bikin Rapi

Gigi putih dengan bleaching dan veneer gigi

Ingin mendapatkan gigi putih? Kamu bisa melakukan treatment bleaching dan veneer gigi.

Perbedaan utama antara keduanya adalah bleaching bersifat sementara, sedangkan veneer gigi bersifat lebih permanen.

Meratakan gigi dengan kawat gigi

Bagi kamu yang ingin memiliki gigi terlihat rata dan rapi, kawat gigi bisa jadi solusi.

Kawat gigi dipasang permanen pada permukaan gigi. Namun, sebelum memilih treatment ini, konsultasikan pada dokter gigi, karena pemakaian kawat gigi perlu disesuaikan dengan kondisi pasien.

Dental Implant

Pemakaian dental implant tidak mengenal batasan usia. Namun ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan.

Salah satunya, kamu harus cukup sehat dan memenuhi syarat untuk menjalani proses bedah.

“Dental Implant juga memerlukan kondisi tulang yang baik dari segi kualitas dan kuantitas,” kata Donna.

Baca juga: Gigi Palsu Emas Drake di Video “In My Feelings” Harganya Rp 202 Juta

Memperoleh hasil terbaik bleaching

Ada dua cara untuk bleaching gigi yaitu dengan Bleaching in Office Bleaching dan Bleaching at Home.

Keduanya menggunakan bahan aktif peroksida, baik itu carbamide atau hydrogen peroksida dengan kisaran 3-43 persen.

Secara umum, semakin tinggi kandungan aktifnya dan semakin lama kontaknya dengan permukaan gigi maka semakin putih hasilnya.

Namun secara kesehatan hal ini dapat meningkatkan sensitifitas gigi. Oleh karena itu, pada peroksida dengan konsentrasi tinggi sebaiknya diturunkan waktu aplikasinya.

Faktor estetika gigi tiruan lepasan

Dentures atau gigi tiruan lepasan atau yang sering disebut gigi palsu adalah jenis gigi tiruan yang dapat dilepas pasang.

Fungsinya untuk mengganti kehilangan sebagian atau seluruh gigi, dengan menggandeng atau berpegangan pada gigi tetangga sebagai penyangganya.

Baca juga: Betulkah Vape Bisa Bikin Gigi Kuning Seperti Rokok?

Bridge sebagai jembatan

Bridge adalah gigi tiruan permanen yang berfungsi mengganti kehilangan gigi dengan menggandeng atau berpegangan pada gigi tetangga yang kuat sebagai penyangganya.

Bridge juga sekaligus merestorasi struktur mahkota gigi penyangga yang rusak dengan cara membungkus gigi tersebut.

Jadi bridge juga memiliki fungsi estetika, yaitu mempercantik dan melindungi permukaan muka gigi yang rusak.

“Bridge dapat dijadikan alternatif untuk solusi penggantian gigi yang hilang atau pasca pencabutan."

"Namun hanya dapat diaplikasikan pada kondisi kehilangan gigi di mana posisi gigi yang hilang diapit dengan gigi penyangga yang kuat,” ujar Donna.

Baca juga: Langkah Aman Sebelum Menggunakan Kawat Gigi

Jacket crown untuk merestorasi gigi

Jacket crown atau mahkota gigi tiruan adalah gigi tiruan permanen yang berfungsi merestorasi struktur mahkota gigi yang rusak dengan cara membungkus gigi tersebut.

"Jadi jacket crown memiliki fungsi restorasi sekaligus estetika, yaitu mempercantik dan melindungi permukaan muka gigi yang rusak.

Jacket crown dapat diaplikasikan pada kasus gigi dengan kerusakan atau lubang gigi yang lebih luas (tidak dapat ditambal lagi)," kata dia.

Scaling meningkatkan kesehatan gigi

Pembersihan karang gigi atau yang biasa disebut scaling adalah tindakan pembuangan sisa makanan yang telah mengeras dalam bentuk karang gigi (calculus) atau noda gigi (stain).

Selain bermanfaat menghilangkan gusi berdarah, pembersihan karang gigi atau biasa disebut scaling dapat juga dapat meningkatkan kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan serta mengatasi masalah bau mulut.

Baca juga: Yuk, Kenali Penyebab Munculnya Bau Mulut...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Meetdoctor
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.