Kompas.com - 10/10/2018, 16:18 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

Jadi, bukanlah suatu kejutan jika berat badan juga menjadi indikator kesepian.

Konselor kesehatan mental, Ashley Turner berbicara pada UnLonely Project bahwa kesepian adalah salah satu pemicu terbesar kelebihan makan.

Kita akan cenderung beralih ke makanan untuk merawat diri kita.

Padahal, ketika kita kesepian, hal yang sebetulnya kita idamkan bukanlah makanan melainkan interaksi personal, keintiman, cinta atau persahabatan, serta seseorang yang bisa kita ajak berbagi.

9. Sakit tak kunjung sembuh

Kesepian bisa berujung pada melemahnya sistem imun dan membuat kita mudah terserang demam atau virus penyebab penyakit lainnya.

Ini bisa menjadi siklus yang berbahaya. Sebab, berdiam diri di rumah karena sakit akan mengisolasi kita dari orang lain dan membuat perasaan kesepian itu semakin parah.

Sebuah studi dari UCLA menemukan, sistem imun orang-orang yang merasakan kesepian cenderung fokus pada bakteri ketimbang virus.

Baca juga: Kesepian Akibatkan Orang Lanjut Usia Kurang Gizi

Artinya, mereka yang mengalami kesepian akan cenderung rentan terkena infeksi virus.

Kesepian juga bisa menjadi pemicu peningkatkan risiko penyakit jantung, arthritis, diabetes tipe 2, demensia, tekanan darah tinggi, dan inflamasi.

Bahkan, masalah lainnya terkait memori dan pembelajaran. Kesepian juga disebut memiliki risiko kesehatan lebih besar ketimbang merokok atau obesitas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.